MAN 2 Jakarta Raih Juara 2 Kompetisi Robot Dunia

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Senin, 5 Agustus 2019 15:01
MAN 2 Jakarta Raih Juara 2 Kompetisi Robot Dunia
Robot tersebut mampu memisahkan antara sampah organik dan anorganik.

Dream - Prestasi membanggakan ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jakarta dalam ajang 2019 International Youth Robot Competitive (IYRC), di Daejeon Convention Center (DCC) Korea Selatan.

Kepala MAN 2 Jakarta, Nurlela mengatakan, dalam ajang yang diselenggarakan pada 2 hingga 3 Agustus 2019 itu MAN 2 Jakarta mengirimkan tiga siswa terbaiknya.

" Alhamdulillah, siswa MAN 2 Jakarta meraih juara dua kategori Creative Design dan juara tiga Humanoid Dancing," ujar Nurlaela dikutip dari laman resmi Kemenag, Senin, 5 Juli 2019.

Tim robotik MAN 2 Jakarta terdiri dari, Candra Nur Pamungkas (12 IPA 1), Naufal Mu'afi (12 IPA 3), Imam Pamuji (11 IPA 2).

Dalam kompetisi ini, MAN 2 Jakarta membuat penelitian yang berjudul `Sporting Test System`. Robot yang dibawa ketiga siswa itu memiliki sistem pengolahan sampah, mampu menyiram tanaman di kebun secara otomatis dan mampu membuat kapal pembersih danau.

Nurlaela menerangkan untuk robot yang mengatur sistem sampah. Robot itu mampu memisahkan antara sampah organik dan anorganik.

Selain memisahkan, robot ini juga mampu mengolah sampah organik yang nantinya bisa dikonversi menjadi kompos. Apabila sampah anorganik, bisa dirubah menjadi tas tote bag dan beberapa alat yang bermanfaat lainnya.

" MAN 2 Jakarta mempersiapkan creative design ini selama 2 bulan," ucap dia.

Total ada 21 negara dan 1.248 peserta yang mengikuti kompetisi ini. Rupanya, MAN 2 Jakarta ini juga pernah meraih juara pertama dalam ajang serupa yang diselenggarakan di Thailand pada 2018 lalu.

1 dari 3 halaman

Fakta Siswa Madrasah di Jombang Sholat di Halaman Gereja

Dream - Dua saf siswa dan guru itu sholat di depan tangga. Dari foto yang beredar di media sosial, tanda salib terlihat di atas mereka.

Peristiwa itu terjadi di Jombang, Jawa Timur. Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Plosogenuk itu menjalankan sholat di halaman gereja GKI Jalan Profesor Buya Hamka, Jombang, Senin, 27 Mei 2019.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan kunjungan dan buka bersama. Kedatangan siswa madrasah ini atas undangan SD Kristen Petra.

Menurut Suara Jatim Post, kedatangan para siswa itu disambut pelajar dari SD Katolik Wijaya Jombang dan jemaat Bongsorejo Diwek Jombang.

Kunjungan ini disambut secara positif. Kepala Sekolah SD Kristen Petra, Ririn, mengungkapkan kebanggannya.

" Saya sangat senang sekali karena selama ini belum pernah ada sekolah dasar Islam yang mau berkunjung ke kami," kata Ririn.

2 dari 3 halaman

Berfoto di Dekat Mimbar Gereja

Selain menjalankan sholat, siswa yang datang juga diajak berkeliling gereja. Siswi kedua sekolah membaur. Siswi dari SD Kristen menceritakan kondisi gerejanya.

Beberapa siswa bahkan befoto di dekat mimbar khotbah.

Kepala Sekolah MI Islamiyah, Sholikhul Nadlir, mengatakan kesempatan ini menjadi bagian dari pengenalan toleransi dan keragaman etnis.

" Kami senang anak-anak kami mendapat kesempatan mengenal lebih jauh sesamanya yang berbeda agama dan etnis," ujar dia.

3 dari 3 halaman

Aksi Menyentuh

Siswa dan guru madrasah sholat di halaman gereja (Foto: Instagram @makassar_iinfo)© Siswa dan guru madrasah sholat di halaman gereja (Foto: Instagram @makassar_iinfo)

Para siswa saling membantu (Foto: Instagram @makassar_iinfo)

Situasi yang cukup menyentuh yaitu, ketika pendeta GKI Jombang, Diah Kristianti memegangi selang air. Aksi itu juga dilakukan para siswa sekolah Kristen.

Dari air yang mengalir, pelajar MI dan gurunya berwudu.

Kegiatan ini seolah kegiatan balasan. Setahun lalu, SD Kristen Petra sempat berkunjung MI Islamiyah. Kunjungan 30 siswa SD Kristen Petra itu untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2018.

Dilaporkan Berita Jatim, kegiatan ini bertujuan untuk memupuk rasa toleransi siswa sejak kanak-kanak. " Semoga kita bisa diberi kesempatan dapat berkunjung balik ke Petra suatu saat nanti," kata Nadlir berharap.

Beri Komentar