Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Masjid Terbesar Ketiga Di Dunia (mynewshub.cc)
Dream - Sebentar lagi, dunia akan menyaksikan sebuah masjid megah berdiri. Masjid yang akan menjadi terbesar ketiga di dunia ini tengah dalam proses pembangunan di Aljazair.
Masjid yang dijadwalkan siap sepenuhnya tahun ini dibangun atas kerja sama arsitek lokal dengan perusahaan konstruksi asal China, China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).
Masjid bernama Djamaa El Djazair atau Bouteflika bernilai 1 miliar euro, setara Rp14 triliun, ini berdiri di atas lahan seluas 20.000 meter persegi.
Mampu memuat 120.000 jemaah, masjid itu memiliki menara setinggi 264 meter, tertinggi saat ini.
CNN melaporkan negara kaya penghasil minyak bumi itu telah memberikan penghargaan kepada perusahaan konstruksi dari China. Dalam keterangannya, Menteri Perumahan Aljazair, Abdelmadjid Tebboune, berterima kasih kepada China yang menghasilkan karya arsitektur yang indah.
" Karya tersebut akan ditulis dalam sejarah sebagai karya monumental bidang arsitektur keagamaan. Ini adalah masjid terbesar ketiga di dunia setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah," kata Abdelmadjid.
Abdelmadjid menambahkan masjid tersebut merupakan bangunan megah yang melambangkan persahabatan antara Aljazair dan China.
Masjid tersebut saat ini sedang dalam proses pembangunan menara. Peletakan batu pertama dilakukan Abdelmadjid di hadapan wakil CSCEC, dan Duta Besar China untuk Aljazair, Yang Guangyu.
Kompleks masjid yang mulai dibangun pada 2012 itu terletak di antara pusat wisata dan daerah industri yang sebelumnya menjadi wilayah yang dikuasai kelompok teroris.
(Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
