Menag Minta OKI Desak Israel Buka Akses Masjid Al Aqsa

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 4 Maret 2016 13:30
Menag Minta OKI Desak Israel Buka Akses Masjid Al Aqsa
"Tidak terbayangkan ada warga yang berada beberapa meter dari masjid itu tapi tidak bisa menggunakan masjidnya,"

Dream - Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (KTT OKI) akan segera dimulai beberapa hari lagi, tepatnya pada 6-7 Maret 2016 mendatang. Pertemuan negara muslim ini akan membahas isu utama kemerdekaan Palestina secara khusus.

Terkait isu tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memiliki harapan lebih dalam. Dia meminta negara-negara Islam mendesak Israel untuk membuka akses Masjid Al Aqsa seluas mungkin, di samping mendorong bersatunya rakyat Palestina.

" Untuk itu, kami ingin menggalang negara-negara di OKI agar dapat memberikan perhatian yang lebih besar mengenai masjid bersejarah bagi umat Islam itu," kata Lukman di Jakarta, Jumat, 4 Maret 2016.

Lukman mengatakan keberadaan Masjid Al Aqsa seharusnya menjadi keleluasaan bagi umat Islam seluruh dunia terutama bagi warga Palestina yang berada di sekitar wilayah masjid. Sebab, warga di sekitar Masjid Al Aqsa kini tidak lagi dapat beribadah karena akses terbatas yang diberikan Israel.

" Tidak terbayangkan ada warga yang berada beberapa meter dari masjid itu tapi tidak bisa menggunakan masjidnya," ujar dia.

Untuk itu, dia berharap KTT OKI nanti dapat menghasilkan dua keputusan penting yang bersifat mengikat bagi Palestina. Dua keputusan itu yaitu Resolusi dan Deklarasi Jakarta serta bersatunya Palestina.

" Isi dari resolusi dan Deklarasi Jakarta kita tunggu dalam rapat. Tapi, yang kini mendesak ialah membuat pihak Hamas dan Fattah di Palestina bersatu. Jangan lalu negara-negara Islam mendukung tetapi Palestina malah tidak bersatu," kata dia.

Beri Komentar