Museum Pertama Maroko (sumber: Http://www.english.alarabiya,net)
Dream - Meski telah merdeka 56 tahun, salah satu negara muslim anggota Organisasi Konferensi Islami (OKI), Maroko, dilaporkan baru memiliki sebuah museum nasional.
Museum yang diberi nama The Mohammed VI Musee Nationl d'Art Moderne et Contemporaine Negara ini menghabiskan biaya pembangunan hingga US$ 9 juta (sekitar Rp 99 miliar). Kementerian Kebudayaan Maroko mengungkapkan dana itu diperoleh dari Fonds Hassan II for Economic and Social Development.
Sayangnya, sambutan negatif justru disampaikan ahli seni Maroko, Katarzyna Pieprzak. Menurutnya, konsep pembangunan museum maupun strategi kurator memicu ketakutan para penyuka seni
" Museum ini bisa jadi berakhir sebagai upaya kosong dalam membuktikan bahwa Maroko tak ketinggalan zaman," kata Pieprzak yang merupakan asisten profesor di William College seperti dikutip DReam dari laman Alarabiya, Minggu, 24 Agustus 2014.
Ditambahkannya, kementerian kebudayaan Maroko senantiasa sangat waspada terhadap pihak yang akan mengelola museum dan koleksi yang ditampilkan.
Salah satu koleksi yang akan ditampilkan di museum pertama ini adalah sejarah seni dari tahap pertama di awal 1900-an hingga saat ini.
Museum ini juga akan dilengkapi dengan auditorium, pusat pendidikan, laboratorium multimedia, dan sebuah kafe.
Meski proses konstruksi sudah dimulai 2004, ide awal pembangunan museum ini sebetulnya sudah muncul sejak 1999.