Tak Minat Ikut Lelang Mobil Bekas Jokowi Rp300 Juta, Gibran: `Wis Kapok`

Reporter : Okti Nur Alifia
Rabu, 28 September 2022 19:01
Tak Minat Ikut Lelang Mobil Bekas Jokowi Rp300 Juta, Gibran: `Wis Kapok`
Masyarakat diberikan waktu hingga 30 Oktober 2022 untuk memiliki mobil yang pernah dipakai orang nomor satu Indonesia itu.

Dream - Mobil bekas milik Presiden Jokowi Widodo sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia dilelang. Sang pemilik mematok harga sebesar Rp300 juta untuk masyarakat yang berminta untuk memiliki kendaraan tersebut. 

Masyarakat yang tertarik mengikuti lelang bisa melihat penampakan mobil tersebut saat dipajang di acara di Great Sale (SGS) yang digelar di rumah Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Surakarta, Jawa Tengah. Batas waktu yang diberikan hanya sampai 30 Oktober 2022 mendatang.

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka membenarkan jika kendaraan tersebut pernah dipergunakan oleh ayahnya. Dia memastikan hal itu karena mobil minibus green metalik itu diberikan kepadanya sebagai kendaraan operasional saat menjalani pekerjaan pertamanya. 

" Saat saya kerja dikasih mobil itu. Jadi memang bersejarah," ujar Gibran, dikutip dari Merdeka.com, Rabu, 28 September 2022.

 

1 dari 4 halaman

Gibran mengungkap mobil model MNPN/Stasion Wagon tahun 1995 itu tak lagi menjadi miliknya setelah dibeli orang lain.  

" Itu kan mobilnya bapak, sudah dibeli orang lain. Bagus, bagus kalau untuk tempat ibadah," katanya.

Saat disinggung kemungkinan untuk mengikuti lelang mobil penuh kenangan itu, Gibran mengaku tidak tertarik karena sudah lima tahun menggunakannya saat masih bekerja di Grha Saba. 

Tak hanya saat bekerja, Gibran juga sudah pernah memakai kendaraan tersebut sejak masuk duduk di bangku SD dan SMP. 

" Wis kapok, itu kan mobilku. Pengalaman, itu dipakai sejak aku SD, SMP. Bar kui aku kerjo di Grha Saba dikasihnya mobil itu. Tapi bagus dilelang untuk tempat ibadah," terangnya.

Usut punya usut, mobil tersebut pernah dimiliki Presiden Jokowi, sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta.

2 dari 4 halaman

Ajukan Hak Tanah dan Rumah untuk Mantan Presiden, Jokowi Siap Pensiun?

Dream - Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan masa pensiunnya setelah menjabat presiden selama dua periode. Keyakinan ini muncul setelah presiden mengajukan tanah dan rumah yang menjadi hak pensiun para presiden. 

" Dia sudah siapkan, sedang mengajukan tawaran. Kan setiap mantan presiden diberikan tanah dan rumah untuk usia tua sebagai penghargaan negara, dia sudah siapkan itu," kata Adian di Bogor, Jawa Barat, dikutip dari Merdeka.com, Jumat, 16 September 2022.

Adian memastikan tidak ada keinginan dari Presiden Jokowi yang sudah menjabat dua periode itu untuk maju kembali dalam Pilpres 2024. Dalam pertemuan terakhir dengan Jokowi, Adian menyatakan rekannya sesama anggota PDI Perjuangan itu tidak pernah mewacanakan untuk maju lagi di Pilpres.

" Sampai terakhir saya ketemu dengan presiden dia tidak pernah bicara seperti itu. Dia tidak pernah bicara tiga periode," ujar Adian.

3 dari 4 halaman

Menurut Adian isu yang mengabarkan Jokowi akan kembali maju di Pilpres 2024 justru membahayakan rakyat karena ditempatkan pada situasi yang simpang siur, dengan pernyataan yang belum bisa dibuktikan.

" Banyak orang yang tidak bisa mempertanggungjawabkan kata-katanya, asal bicara saja. Tapi kan korbannya rakyat," kata Adian.

Kepada Adian, Jokowi disebut menjamin akan fokus untuk menyelesaikan tugas di sisa masa jabatannya. Jokowi tidak peduli dengan segala fitnah.

" Presiden cuma pernah berkata kepada saya, saya akan selesaikan tugas-tugas yang dibebankan kepada saya. Kewajiban-kewajiban secara konstitusional akan diselesaikan," ungkapnya dian.

" Dia tidak peduli tuh mau fitnah segala macam. Mungkin Jokowi adalah presiden yang paling banyak difitnah di republik ini," pungkasnya.

4 dari 4 halaman

Sebelumnya, Jokowi juga telah menjawab isu presiden yang sudah dua periode menjabat bisa maju sebagai cawapres.

Kata Jokowi, saat isu masa jabatan 3 periode ramai diisukan, dia sudah dengan tegas menolak. 

" Sejak awal saya sampaikan bahwa ini yang menyiapkan bukan saya, urusan 3 periode sudah saya jawab," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Namun, isu lain kembali muncul dan mewacanakan bahwa dia bisa mencalonkan diri menjadi cawapres. Kepala negara kembali menegaskan, tidak mengetahui dari mana isu tersebut diembuskan.

" Begitu dijawab, muncul lagi yang namanya perpanjangan juga. Saya jawab ini muncul lagi jadi wapres, itu dari siapa?" tanya Jokowi.

Beri Komentar