Nining Sunarsih (Pojoksatu.id)
Dream - Polisi akhirnya menguak fakta sebenarnya kabar misteri munculnya Nining Sunarsih yang menghilang 18 bulan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Berdasarkan keterangan para saksi, polisi menyimbulkan cerita tersebut dibuat karena masalah utang piutang.
" Dua hari sebelum berangkat rekreasi ke Pelabuhan Ratu, Nining menyampaikan masalah kepada saudara D berkaitan dengan utang piutang," ujar Kasubag Humas Polresta Sukabumi, AKP Ana Ratnadewi, dikutip dari Liputan6.com.
Ana mengatakan karena masalah itu, dibuatlah skenario Nining tenggelam saat rekreasi. Harapannya masyarakat akan mengira Nining telah mati.
" Kemudian ada solusi dari seorang dengan cara membuat skenario bahwa saat nanti rekreasi ke Pelabuhan Ratu Nining hilang dan tenggelam," kata Ana.
Skenario itu berhasil. Nining dinyatakan tenggelam ditelan ombak pada Januari 2018. Namun 18 bulan kemudian, tepatnya awal Juli 2018, keluarga menjemput Nining di Pelabuhan Ratu.
© Dream
Dream - Agar skenario tidak terbongkar, penjemputan Nining harus dikabarkan berdasarkan mimpi. Salah satu anggota keluarga Nining diminta mengaku mendapat pesan dari Nining melalui mimpi.
" Sesuai arahan saudara H untuk diberitahukan kepada keluarganya melalui mimpi," ucap Ana.
Kemunculan Nining setelah dikabarkan tenggelam selama 18 bulan cukup menghebohkan. Banyak yang beranggapan hal itu tidak wajar.
Sumber: Liputan6.com/Mulvi Mohammad
© Dream
Dream - Polresta Sukabumi Kota memastikan kabar heboh Nining Sunarsih (53 tahun) yang muncul kembali setelah 18 bulan hilang ditelan ombak Pelabuhan Ratu, Sukabumi hanya rekayasa.
Kesimpulan tersebut diambil polisi setelah menjalankan penyelidikan terkait misteritenggelamnya Nining dengan menggali keterangan dari sejumlah saksi, termasuk dari pihak keluarga.
Kasubag Humas Polresta Sukabumi, AKP Ana Ratnadewi, mengatakan dari pemeriksaan didapat keterangan J mendapat telepon dari seseorang berinisial H. Melalui telepon tersebut, H meminta J untuk menjemput Nining di Pelabuhan Ratu.
" Namun sesuai arahan saudara H untuk diberitahukan kepada keluarganya melalui mimpi," ujar Ana, dikutip dari Liputan6.com.
Ana melanjutkan saksi lain berinisial D memberikan keterangan yang menguatkan dugaan Nining tidak hilang. Menurut dia, D mengatakan Nining pergi begitu saja.
" Bahwa sesuai keterangan saudara D, adik saudari Nining, bahwa Nining tidak tenggelam di laut Pelabuhan Ratu, melainkan pergi dengan sendirinya pada saat berekreasi di pantai Pelabuhan Ratu," kata Ana.
Kabar kemunculan Nining menghebohkan masyarakat Sukabumi. Sebab, Nining sudah dinyatakan tenggelam selama 18 bulan di laut.
Penemuan Nining memunculkan tanda tanya. Ini karena ada ketidakwajaran pada kondisi fisik Nining saat ditemukan. Dokter RSUD R Syamsudin SH menyatakan tidak menemukan tanda-tanda Nining tenggelam. Meski diakui ada banyak pasir pada tubuh dan pakaian Nining.
Sumber: Liputan6.com/Mulvi Mohammad
© Dream
Dream - Saat ditemukan di Pelabuhan Ratu usai dinyatakan hilang selama 18 bulan, kondisi Nining Sunarsih, 52 tahun, sangat lemah. Dia sampai tidak bisa berbicara.
Selain dirawat, Nining juga menjalani pemeriksaan psikis di RSUD Syamsudin SH Sukabumi. Rumah sakit ini merupakan tempat yang sama dengan lokasi Nining mendapatkan perawatan medis.
Dokter kejiwaan RSUD Syamsudin SH, Tommy Hermansyah, sempat memeriksa kondisi psikis Nining. Dia mendiagnosis Nining mengalami depresi berat.
" Setelah saya periksa, status fisiknya normal. Setelah itu jiwanya, dari status psiatrikus atau mentalisnya, beliau mengalami depresi berat dengan ciri psikotik atau psikosis," ujar Tommy, dikutip dari sukabumiupdate.com, Rabu 4 Juli 2018.
Tommy mendasarkan diagnosisnya pada sejumlah ciri yang ditunjukkan Nining. Beberapa di antaranya seperti tidak bisa diajak bicara dan cenderung diam, keluar air mata dan mulutyang terkadang seperti bicara sendiri.
Selain itu, cerita dari keluarga menguatkan diagnosis Tommy. " Saya simpulkan beliau mengalami depresi berat," ucap dia.
Lebih lanjut, Tommy mengatakan langkah yang bakal dijalankan terhadap Nining selanjutnya adalah memindahkan wanita itu ke ruang perawatan Kemuning. Diduga, Nining tidak menemukan orang yang bisa diajak bicara ketika hilang sehingga berpengaruh terhadap kondisi kejiwaannya.
" Untuk penyembuhan, selanjutnya akan kami observasi. Kami rawat, mudah-mudahan bisa seperti pasien lain," ucap Tommy melanjutkan.
Dia juga berharap Nining bisa sembuh seperti sedia kala. Sebab, Nining tidak memiliki rekam jejak mengidap penyakit kejiwaan.
" Biasanya kondisi psikis bisa membaik setelah dua-tiga minggu perawatan, tergantung kondisi orangnya juga," kata Tommy.
Sumber: Sukabumiupdate.com
© Dream
Dream - Kasus kemunculan Nining Sunarsih, 52 tahun, di Pelabuhan Ratu setelah hilang selama 18 bulan menimbulkan pertanyaan besar. Sebab kondisi Nining tidak tampak seperti orang tenggelam saat ditemukan.
Muncul pertanyaan apakah Nining benar-benar tenggelam. Atau justru selama ini Nining tinggal di suatu tempat.
Ketua Yayasan Panti Sosial Rehabilitasi Mental Aura Welas Asih, Denny Silang, punya dugaan Nining merupakan salah satu orang yang pernah dirawat di tempatnya. Yayasan ini adalah tempat rehabilitasi bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Denny mengatakan pada 2017, yayasannya pernah menjaring sejumlah orang gila yang terlantar di jalanan. Ada enam orang yang terjadi, laki-laki dua orang dan perempuan empat orang.
Menurut Denny, salah satu dari perempuan itu dikenali dengan identitas Mrs X 12 yang terjaring di antara Jalan Cisolok dengan Jalan Raya Citepus. Dari ciri fisik, kata Denny, Nining memiliki kesamaan dengan Mrs X 12.
" Dia kami ambil dan rawat di panti, yang perempuan diduga mirip Nining," ucap Denny, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 4 Juli 2018.
Denny cukup yakin Nining adalah Mrs X 12 dilihat dari wajah, tepatnya bibir dan rahang. Dia juga mengaku memiliki foto Mrs X 12.
" Saya memiliki foto Mrs X 12, kemudian disandingkan dengan foto Nining yang didapat dari wartawan. Saya bilang pernah lihat ini orang di panti. Cocok banget," kata dia.
Lebih lanjut, Denny mengatakan ada sedikit perbedaan yaitu pada bentuk badan. Menurut dia, Nining terlihat sedikit lebih kurus dibandingkan saat ditemukan 18 bulan lalu.
" Sekarang agak kurus. Intinya saya yakin kalau Mrs X 12 itu Nining," tegas Denny.
Sumber: Liputan6.com/Ady Anugrahadi
© Dream
Dream - Ditemukannya Nining Sunarsih, 52 tahun, di Pelabuhan Ratu setelah 18 bulan dinyatakan hilang membuat heboh warga Sukabumi. Banyak yang menganggap kemunculan Nining tidak wajar.
Usai ditemukan, Nining menjalani perawatan di RSUD R Syamsudin SH di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Saat ditemukan, Nining dalam kondisi lemah dan tidak dapat bicara.
Kepala Bidang Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH, dr. Wahyu Andriana, mengatakan Nining tidak dapat diajak bicara ketika tiba di rumah sakit. Tetapi, kondisi fisik Nining cukup bagus dan mampu merespon instruksi yang diberikan dokter.
" Waktu itu pasien tidak berbicara. Secara fisik bagus, disuruh angkat tangan, angkat kaki, bagus," ujar Wahyu, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 4 Juli 2017.
Selain itu, Nining tiba dalam kondisi banyak pasir di pakaiannya. Tidak ada satupun pakaian yang dikenakan Nining kala itu diganti.
" Masih lengkap, banyak pasir, tidak ada tanda-tanda lain," kata Wahyu.
Selanjutnya, kata Wahyu, Nining hanya beberapa jam di rumah sakit lantaran pihak keluargameminta dibawa pulang. Tetapi, karena kondisi yang masih lemah, Nining dibawa kembali ke rumah sakit.
" Masuk lagi, pasien lemes, kemungkinan karena nggak makan-makan. (Hipoglikemia/kurang kadar gula dalam darah) kemungkinan, ada darah tinggi sedikit," ucap Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menuturkan langkah rumah sakit saat ini fokus pada pemulihan kesehatan Nining secara umum. Setelah tahap ini selesai, kemungkinan dilanjutkan ke sisi psikis.
" Kebetulan belum dinilai (psikisnya)," ucap Wahyu.
Advertisement

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi


MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN
