Non-Muslim Negara Ini Berduyun-duyun Belajar Puasa

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 21 Juli 2014 04:04
Non-Muslim Negara Ini Berduyun-duyun Belajar Puasa
Mereka berduyun-duyun ke komunitas muslim untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai dan tradisi Islam.

Dream - Ibadah umat Islam di bulan Ramadan ternyata menarik minat warga Venezuela untuk sekadar mengetahui dan mengenalnya. Warga Venezuela penasaran bagaimana seorang muslim bisa menjauhkan diri dari makan dan minum dari fajar hingga matahari terbenam.

Seperti dilansir Press TV, ritual muslim yang bertujuan untuk membersihkan diri secara fisik dan spiritual itu mengundang rasa ingin tahu warga Venezuela. Mereka berduyun-duyun ke komunitas muslim untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai dan tradisi Islam.

" Di ibukota Venezuela, Caracas, non-muslim mendatangi para sheik untuk diajarkan tentang Alquran dan nilai-nilai Islam," kata Duta Besar Iran untuk Venezuela, Hojatolah Soltani.

Menurut statistik pemerintah, Venezuela menjadi rumah bagi hampir tiga ratus ribu muslim. Selama satu dekade terakhir, ribuan muslim berimigrasi ke negara yang mayoritas beragama Katolik ini. Ribuan muslim yang berimigrasi itu sebagian besar berasal dari Timur Tengah termasuk Suriah, Lebanon dan Iran.

Bulan Ramadan, yang menjadi bulan paling suci dalam Islam, orang dewasa yang sehat diwajibkan puasa dengan menjauhkan diri dari makanan, minuman dan hal-hal lain yang membatalkan puasa setiap hari.

Dalam bulan ke sembilan kalender Islam ini, muslim fokus untuk mereformasi diri dan berdoa. Ramadan juga merupakan bulan untuk memberi dan berbagi. (Ism)

Beri Komentar