Pentingnya Disiplin 5M dan Konsumsi Immunomodulator Pasca-Vaksinasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 29 April 2021 14:01
Pentingnya Disiplin 5M dan Konsumsi Immunomodulator Pasca-Vaksinasi
Mengonsumsi Immunomodulator untuk meningkatkan antibodi terhadap vaksinasi.

Dream - Penyebaran Covid-19 masih terjadi meski program vaksinasi terus berjalan. Kasus harian tetap muncul, bahkan mencapai level 6.000-an.

Saat ini, Indonesia ada di peringkat ke-18 global dengan kasus Covid-19 sudah lebih dari 1,6 juta dan kematian lebih dari 44 ribu. Indonesia masih perlu waspada karena baru melakukan vaksinasi sekitar 2 persen dari target sebanyak 181 juta jiwa.

Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan, mengingatkan masyarakat terus menjalankan protokol 5M. Juga menjaga imunitas tubuh agar pencegahan bisa benar-benar dilaksanakan.

" Kita sudah sangat menderita, karena pandemi tidak kunjung selesai," ujar Erlina dalam webinar Rabu, 28 April 2021.

Menurut Erlina, Indonesia bisa belajar dari India yang baru-baru ini mengalami tsunami Covid-19 dengan jumlah kasus positif harian mencapai 300 ribu lebih. Itu terjadi karena masyarakat abai dengan protokol kesehatan dan mereka merasa sudah divaksin.

Sebagai catatan, kasus positif di Indonesia sebagian besar adalah orang tanpa gejala (OTG) dan titer antibodi penyintas Covid ini tergantung pada masing-masing orang dan kondisi yang dihadapi. Sehingga titer antibodinya ada yang bertahan 3-8 bulan untuk selanjutnya menurun.

 

1 dari 2 halaman

Upaya Keras Cegah Mutasi

Jika herd immunity karena vaksinasi ini tidak tercapai, maka penularan akan terus terjadi dan menyebabkan potensi mutasi virus. Apalagi cakupan vaksinasi yang masih kecil, potensi mutasi virus menjadi risiko tersendiri.

" Kalau kita ingin ingin mencegah mutasi, yang harus dilakukan adalah mencegah penularan yang terus menerus terjadi itu," kata Erlina.

Selain itu, orang yang telah dilakukan vaksinasi responnya bisa beragam tergantung usia, gender, kualitas gizi, memiliki penyakit penyerta, dan stres. Untuk menunjang penguatan imun tubuh, masyarakat untuk mengonsumsi produk herbal sebagai immunomodulator.

" Penggunaan immunomodulator seperti echiancea purpurea ternyata bisa meningkatkan titer antibodi terhadap vaksinasi. Respon tubuh menjadi lebih baik," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Gatot Soegiarto.

 

2 dari 2 halaman

Disarankan Bahan Herbal

Gatot menjelaskan pada jeda antara vaksinasi dosis 1 dan 2, immunomodulator dapat dikonsumsi. Hal ini memang tergantung obat yang dikonsumsi.

Jika obatnya steroid, obat penurun panas, dikonsumsi hanya sehari sesuai kebutuhan tidak masalah. Tapi jika berkepanjangan, ada jurnal yang meneliti konsumsi yang berlebihan dengan jenis obat ini maka titer antibodinya menurun.

Sedangkan jika yang digunakan adalah immunomodulator echinacea purpurea justru yang meningkatkan titer antibody. Bagi lansia disarankan mengonsumsi immunomodulator seperti echinace purpurea, karena dapat membantu meningkatkan imun yang lemah.

Reporter : Radhika Nada

Beri Komentar