Pernikahan Sejoli Korban Gempa Cianjur, Akad Digelar di Antara Reruntuhan Rumah

Reporter : Okti Nur Alifia
Selasa, 6 Desember 2022 15:01
Pernikahan Sejoli Korban Gempa Cianjur, Akad Digelar di Antara Reruntuhan Rumah
Sang mempelari pria, Didin mengatakan meskipun kondisi belum kondusif pasca gempa, tekadnya tetap bulat untuk menikahi Nida, pujaan hatinya.

Dream - Dua sejoli dari Cianjur mantap menikah meskipun kondisi akibat gempa bumi beberapa waktu lalu belum seratus persen pulih. Akad pernikahan digelar pada Minggu, 4 Desember 2022 di kediaman mempelai wanita, di Kecamatan Cugenang.

Pernikahan ini digelar sangat sederhana dan serba terbatas. Tempat resepsi bahkan digelar di antara reruntuhan puing bangunan yang jelas terlihat di rumah tetangga. Namun kondisi penuh keprihatinan ini tak membuat pernikahan kehilangan momen khidmat.

Sang mempelari pria, Didin mengatakan tekadnya sudah bulat menikahi pujaan hati bernama Nida meskipun kondisi memang belum kondusif pasca gempa.

“ (Kami berdua) tetap kekeuh untuk melaksanakan pernikahan ini, karena ini sudah direncanakan,” kata Didin, mengutip YouTube Liputan6 SCTV.

 

1 dari 3 halaman

Saat para saksi berkata “ sah”. Didin dan Nida tampak tersenyum, rona bahagia begitu memancar dari dua orang yang kini menyandang status sebagai pasangan suami istri itu. Pengantin wanita tampil menawan dengan gaun pengantin serba putih. 

Kedua belah pihak alias kedua negara juga sudah jauh-jauh hari menyepakati adanya pernikahan tersebut. Sebelum adanya gempa. Pernikahan ini dihadiri sanak keluarga dan sejumlah warga pengungsi.

“ Soalnya, kami juga sudah terdaftar sejak dua bulan lalu,” lanjut Didin.

2 dari 3 halaman

Didin dan Nida belum memiliki rencana untuk berbulan madu. Setelah menikah, mereka terpaksa harus kembali tinggal di tenda pengungsian karena rumah mereka masih harus diperbaiki akibat gempa bumi.

Namun di balik kebahagiaan itu, Didin mengaku sedih lantaran salah satu anggota keluarganya menjadi korban meninggal dunia dari gempa bumi tersebut.

Diketahui gempa bumi Cianjur bermagnitudo 5,6 SR, yang terjadi pada Senin, 21 November 2022 itu menimbulkan 300 orang lebih meninggal dunia, dengan ribuan rumah terpantau rusak ringan hingga berat.

 

3 dari 3 halaman

Beri Komentar