Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito
Dream - Perkembangan penyebaran Covid-19 menunjukkan perkembangan mengkhawatirkan. Bahkan potensi gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 mulai muncul di sejumlah negara.
" Jika gelombang ketiga terjadi, maka kenaikan kasus akan terjadi untuk kali ketiga," ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden.
Merujuk dari data dari beberapa negara, Wiku menjelaskan sebaran infeksi Covid-19 di masyarakat lebih meluas lagi. Muncul klaster baru setelah adanya pelonggaran aktivitas di berbagai sektor khususnya ekonomi.
Sebagai contoh, di Jepang telah terjadi gelombang ketiga Covid-19 yang disumbang oleh klaster tempat kerja. Terjadi lonjakan cukup tinggi pada kasus positif harian akibat ketidaksiapan mitigasi.
Menurut Wiku, langkah mitigasi meliputi upaya kuratif dengan mempersiapkan fasilitas kesehatan yang memadai. Kemudian didukung dengan penegakan disiplin protokol kesehatan.
Kasus Jepang menandakan pencegahan Covid-19 tidak akan bisa dilakukan tanpa upaya mitigasi yang baik. Bahkan status negara maju tidak menjadi jaminan akan bisa menangani Covid-19.
" Walau negara yang tergolong maju dari segi penanganan kesehatan yang baik dan fasilitas kesehatan lengkap nyatanya belum tentu dapat mampu menopang perkembangan kasus jika tidak disertai dengan kepatuhan protokol kesehatan," kata Wiku.
Selanjutnya, Wiku mengatakan Indonesia telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif lonjakan kasus Covid-19. Di antaranya menyusun pedoman rekayasa pelayanan kesehatan, koordinasi Satgas Covid-19 pusat hingga kelurahan atau desa untuk mendorong perubahan perilaku di masyarakat.
" Ini sampai ke tingkat mikro, dengan menggunakan sistem pelaporan perubahan perilaku untuk menghasilkan data yang realtime supaya dapat dilakukan tindakan dengan cepat," kata dia.
Selain itu, diberlakukan pembatasan mobilitas khususnya dari dan keluar negeri untuk mencegah imported case dengan varian baru Covid-19. Pembatasan juga berlaku untuk perjalanan di dalam negeri.
Lebih lanjut, Wiku meminta masyarakat bekerja sama dengan semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan dan patuh pada aturan yang telah dibuat. Upaya yang dijalankan Pemerintah tidak akan berhasil jika tidak ada partisipasi dari masyarakat.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.