PT Redo Marketing Bentuk CICAB, Luncurkan Dua Teknologi Celluma Terbaru

Reporter : Kojiro Hyu
Senin, 7 September 2026 10:28
PT Redo Marketing Bentuk CICAB, Luncurkan Dua Teknologi Celluma Terbaru
Forum yang terdiri dari 3 dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (Sp.D.V.E) ini dibentuk untuk memperkuat aspek edukasi, pelatihan, serta penerapan teknologi Celluma di Indonesia.

DREAM.CO.ID - PT Redo Marketing Indonesia mengambil langkah baru dalam industri estetika dengan membentuk Celluma Indonesia Advisory Board (CICAB). Forum yang beranggotakan tiga dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (Sp.D.V.E) senior ini dibentuk untuk memperkuat aspek edukasi, pelatihan, serta penerapan teknologi Celluma di Indonesia.

Pembentukan CICAB diumumkan dalam gelaran Aruna International Summit 2026 di Raffles Hotel Jakarta, Jumat (4/9/2026). Pada kesempatan yang sama, PT Redo Marketing Indonesia juga memperkenalkan dua perangkat terbaru dari BioPhotas, Inc. asal Amerika Serikat, yakni Celluma Elite Series 2 dan Celluma Nova.

Kehadiran advisory board ini menjadi bagian dari upaya PT Redo Marketing Indonesia untuk memastikan teknologi photobiomodulation atau terapi cahaya Celluma diperkenalkan dan diterapkan dengan mengedepankan aspek medis serta bukti ilmiah.

Tiga Dokter Spesialis dalam Celluma Indonesia Advisory Board

PT Redo Marketing Indonesia

CICAB menghadirkan tiga dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika yang menjadi rujukan dalam edukasi mengenai teknologi Celluma di Indonesia. Ketiganya adalah:

  1. dr. M. Akbar Wedyadhana Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, IFAAD

    Dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika ini merupakan Direktur Medis Senopati Skin Center, Jakarta. Ia juga menjabat sebagai Ketua PERDOSKI Cabang Jakarta periode 2024 hingga 2029 serta Wakil Ketua Kelompok Studi Dermatologi Laser Indonesia (KSDLI) sejak 2022 hingga sekarang.

  2. dr. Ruri Diah Pamela Sp.D.V.E., FINSDV., FAADV.

    Dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di RS Pusat Pertahanan Nasional (RSPPN) Soedirman dan Filmore Medical Center. Ia memiliki keahlian di bidang laser dermatologi, dermatologi kosmetik, serta regenerative medicine.

  3. dr. Feilicia Henrica Sp.D.V.E, FINSDV.

    Dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang dermatologi estetika dan anti-aging. Ia juga merupakan Founder Klinik Utama SkinNaire, Bandung.

Ketiga dokter tersebut memiliki peran dalam memberikan arahan terkait edukasi, pelatihan, aplikasi klinis, hingga komunikasi mengenai teknologi Celluma di Indonesia.

" Sebagai profesional, kami bertanggung jawab penuh untuk memberikan rekomendasi tindakan medis berbasis bukti ilmiah, bukan berdasarkan faktor komersial," ujar dr. M. Akbar Wedyadhana. " Sebagai advisory board, kami memiliki otoritas untuk mengatakan 'tidak' jika ada protokol pelatihan yang keluar dari standar medis, atau jika ada strategi komunikasi pemasaran yang overclaim. Tata Kelola seperti ini sangat langka dan patut diapresiasi di industri estetika Indonesia."

Menurut dr. Feilicia, pemahaman mengenai photobiomodulation tidak cukup hanya melihat dampaknya pada permukaan kulit. Mekanisme yang terjadi hingga tingkat sel menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja.

" Kami tidak berhenti pada pertanyaan what the device does on the skin. Lebih jauh, kami ingin memahami what happens inside the cell, bagaimana energi cahaya berinteraksi dengan cellular chromophores, dan bagaimana interaksi tersebut diterjemahkan menjadi respons biologis. “ ujar dr. Feilicia Henrica, Sp.D.V.E, FINSDV, anggota Celluma Indonesia Advisory Board. Beliau menambahkan “ Inilah titik di mana science, technology, dan clinical practice bertemu. Sebuah jembatan yang membawa Photobiomodulation (PBM) dari sekadar tren, menjadi terapi yang dipahami mekanismenya, didukung oleh scientific evidence, dan diterapkan secara profesional dalam praktik klinis.”

Sementara itu, dr. Ruri melihat perkembangan teknologi perawatan kulit sebagai bagian dari perubahan cara memahami kesehatan kulit. Fokus perawatan kini tidak hanya berada pada kondisi yang terlihat di permukaan, tetapi juga pada proses biologis yang berlangsung di tingkat sel.

" Ada pergeseran besar yang sedang terjadi dalam cara kita memahami kulit sehat. Selama bertahun-tahun, perawatan kulit berfokus pada apa yang terlihat di permukaan. Kini, sains membawa kita jauh lebih dalam: ke tingkat sel, tempat proses penuaan dan peremajaan kulit sesungguhnya bermula." tambah dr. Ruri Diah Pamela, Sp.D.V.E, FINSDV, FAADV, Kepala Departemen Dermatologi RSPNN dan anggota Celluma Indonesia Advisory Board.

Hadirkan Celluma Elite Series 2 dan Celluma Nova

Selain membentuk CICAB, PT Redo Marketing Indonesia juga memperkenalkan dua perangkat photobiomodulation terbaru dari BioPhotas, Inc. (USA) untuk pasar Indonesia.

Celluma Elite Series 2 merupakan perangkat terapi cahaya berbasis photobiomodulation dengan konfigurasi multi-panel 5-in-1. Perangkat ini telah mendapatkan persetujuan US FDA dan memiliki CE Mark untuk sejumlah penggunaan, termasuk body contouring, jerawat, penanganan nyeri, dan pertumbuhan rambut.

Sementara itu, Celluma Nova hadir dalam bentuk yang lebih ringkas dan menggunakan baterai. Perangkat multi-panel 5-in-1 ini ditujukan sebagai pilihan bagi pengguna yang menginginkan teknologi photobiomodulation untuk perawatan di rumah atau home-care.

Celluma disebut telah didukung oleh 15 tahun riset klinis dan mengantongi FDA Clearance untuk lima indikasi, yakni jerawat, anti-aging, hair regrowth, body contouring, dan pain management.

Selain memiliki sertifikasi Medical CE Mark, Celluma juga telah meraih lebih dari 60 penghargaan di industri estetika dan digunakan di hampir 100 negara.

" Bagi kami, menghadirkan Celluma bukan sekadar peluang bisnis, melainkan sebuah amanah," ujar Vanda Wulandari, National Sales Manager Celluma PT Redo Marketing Indonesia. " Kami tidak ingin teknologi ini sekadar hadir, kami ingin teknologi medis ini dijaga oleh mereka yang memahami ilmu di baliknya." Lanjutnya.

Kehadiran Celluma Elite Series 2 dan Celluma Nova sekaligus menegaskan pendekatan PT Redo Marketing Indonesia yang tidak hanya berfokus pada distribusi produk, tetapi juga pada edukasi mengenai teknologi dan penerapannya.

Tentang Celluma Indonesia Advisory Board

Celluma Indonesia Advisory Board (CICAB) merupakan advisory board independen yang dibentuk oleh PT Redo Marketing Indonesia untuk memberikan arahan dalam edukasi, pelatihan, dan aplikasi klinis teknologi Celluma di Indonesia.

CICAB beranggotakan tiga dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (Sp.D.V.E) senior. Para board member memiliki peran dalam memberikan arahan terkait strategi komunikasi pemasaran, protokol pelatihan, serta standar praktik teknologi Celluma di Indonesia.

Beri Komentar