Vladimir Putin (Shutterstock)
Dream - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengingatkan serangan negara-negara Barat ke Suriah bisa memicu keguncangan dunia. Peringatan ini dikeluarkan menyusul rencana Amerika Serikat menerapkan sanksi ekonomi baru terhadap Rusia.
" Vladimir Putin menekankan jika tindakan-tindakan yang melanggar Piagam PBB berlanjut, maka pasti menyebabkan kekacauan dalam hubungan internasional," demikian pernyataan kantor kepresidenan Rusia di Kremlin.
Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan bahwa negaranya bakal meluncurkan sanksi ekonomi baru kepada sejumlah perusahaan Rusia yang terkait penyediaan senjata kimia. Ini berkaitan dengan adanya dugaan penggunaan senjata kimia oleh rezim Pemerintahan Bashar Al Assad.
Pada Sabtu pekan lalu, AS, Prancis, dan Inggris, meluncurkan 105 peluru kendali menargetkan apa yang disebut Pentagon dengan tiga fasilitas senjara kimia di Suriah. Serangan ini diklaim sebagai balasan atas dugaan serangan gas beracu di Douma pada 7 April lalu.
Tiga negara tersebut menuding rezim Assad bertanggung jawab atas serangan di Douma yang menewaskan puluhan orang. Pemerintah Suriah dan sekutu Rusia membantah dan menyatakan tidak melancarkan serangan apapun.
Serangan tersebut menandai adanya tekanan besar dari negara-negara Barat terhadap pemerintahan Assad dan Rusia.
Menanggapi rencana penerapan sanksi ekonomi baru oleh AS, Wakil Kepala Komite Pertahanan, Evgeny Serebrennikov, mengatakan di hadapan majelis tinggi parlemen Ruusia, Moskow siap menghadapi hukuman terssebut.
" Tentu akan berat bagi kita, namun akan jadi lebih berbahaya bagi AS dan Eropa," kata Serebrennikov, seperti dilaporkan kantor berita RIA.
Sumber: Arab News