Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Lonjakan kasus virus corona terjadi pada salah satu tempat terpencil di Perancis. Setelah para tamu mengikuti pesta atap di hotel Cap d’Agne. Tak ada satupun dari mereka yang menerapkan protokol kesehatan. Meskipun hingga saat ini pandemi covid-19 belum berakhir.
Infeksi telah menyebar luas di resor tersebut. Tempat ini dikenal sebagai kota dimana wisatawan bisa leluasa tampil tanpa sehelai pakaian yang terbesar di dunia. Di tempat ini, tampil tak berbusaha sudah menjadi hal yang legal.
Diketahui sekitar 240 orang dari 800 tamu undangan terkonfirmasi positif tertular virus covid-19. Pihak penyelenggara mengatakan tidak ada tindakan jarak sosial meskipun di tengah pandemi.
Pekan lalu diketahui sebanyak 95 tamu dinyatakan positif. Dan 50 orang lainnya terinfeksi setelah kembali ke rumah.

Resor ini memiliki " naturiste desa" mandiri yang lengkap dengan selusin klub swinger, sauna dan menawarkan klub malam erotis.
Resor ini diklaim sebagai salah satu tempat terbaik. Bahkan jumlah pengunjungnya dapat mencapai 50.000 orang dalam satu waktu.
“ Kami semua tahu, mengapa kami ada disini,” ungkap salah seorang pengunjung.
Lonjakan kasus covid-19 telah terjadi sejak akhir Agustus lalu. Berbagai pesta yang diselenggarakan, masih belum memberlakukan tindakan kesehatan sebagaimana mestinya.

Sepasang suami istri berusia 60-an mengakui mereka sangat berhati-hati agar tidak terlalu dekat dengan banyak orang.
Mereka menghubungkan virus itu berasal dari anak-anak muda yang terlalu berani mengambil risiko besar.
Manajer desa Mediterania, David Madella mengatakan 40 persen pengunjungnya adalah orang asing. Sebagian besar berasal dari Belanda, Jerman, Italia, dan Inggris.
Seorang juru bicara Prefektur Herault menggambarkan wabah covid-19 sebagai situasi yang mengkhawatirkan. Ia meminta siapapun yang berencana mengunjungi resor ini untuk menunda perjalanan mereka. Karena adanya lonjakan kasus yang terjadi.
(Sumber: dailystar.co.uk)