`Sang Juara Dunia di Sofia`

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 1 September 2014 06:06
`Sang Juara Dunia di Sofia`
Para pahlawan bangsa di pentas dunia itu akhirnya menyempatkan diri menikmat ibukota Bulgaria, Sofia.

Dream - Setelah 10 hari mengikuti jadwal ketat kompetisi " IV World Championship of Folklore 2014" , tim Indonesia mendapat gelar utama " Absolute World Champion" . Para pahlawan bangsa di pentas dunia itu akhirnya menyempatkan diri menikmat ibukota Bulgaria, Sofia.

Jihan Maghfira Nasery dan kawan-kawan kini bisa jalan-jalan di kota Sofia. Kota yang jaraknya 6 jam perjalanan dari tempat kompetisi di Nessebar.

Tim Tari asal Indonesia mampu mengalahkan 21 negara peserta di ajang ini. Adalah Tim Gantari Gita Khatulistiwa (GGK) Indonesia yang memboyong prestasi di acara yang berlangsung dari tanggal 22 sampai 30 Agustus itu.

Tim Indonesia menyisihkan para pesaing berat yang mendapatkan trofi Golden Orpheus di lima besar yakni Rusia, Armenia, Bulgaria, dan Iran. Prestasi ini membuat Indonesia berada pada peringkat pertama World Rank List of Folklore (WRLF) yang disusun oleh World Association of Folklore Festivals.

Anggota Grup Tari GGK terdiri dari 60 anggota yang berasal dari para pelajar/penari dari SMA Lab School Cibubur, Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan grup musik tradisional Garuda Muda. Tim yang dipimpin Leo Mokodompit menampilkan tari Saman yang dimodifikasi , tari Greget Dinke (Betawi), Katong Parangpuan (Papua), dan Tamananai (Sumbar) merupakan gabungan dari tari Indang, Randai dan Tempurung.

World Folk 2014 festival budaya terbesar di Bulgaria dan Eropa diadakan setiap tahun diikuti 90 grup tari dari 21 negara dengan peserta mencapai sekitar 3000 orang sebagian besar berasal dari negara tetangga Bulgaria dan negara lainnya seperti Iran, Cina, Rusia, Georgia, Armenia, Kroasia, Turki.

Anda bisa mengupdate perkembangan lomba ini di wall Facebook Akmal Nasery Barsal-- klik http://on.fb.me/1qVO1BK  (Ism) 

Beri Komentar