Sebutkan dan Jelaskan Lima Macam Hukum Islam, Berikut Penjelasan dan Contohnya

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Jumat, 3 Desember 2021 18:01
Sebutkan dan Jelaskan Lima Macam Hukum Islam, Berikut Penjelasan dan Contohnya
Hukum-hukum Islam ini penting diketahui umat Islam karena berkaitan dengan aktivitas kehidupannya.

Dream – Jika muncul sebuah pertanyaan tentang sebutkan dan jelaskan lima macam hukum islam? Mungkin sebagian besar umat Islam akan dengan mudah menjawabnya. Kelima hukum tersebut adalah wajib, sunah, haram, makruh, dan mubah. Kesemuanya sudah disusun dan disepakati bersama oleh pada ulama yang terdiri dari Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal.

Hadirnya kelima hukum Islam tersebut mempermudah seorang muslim ketika sedang menjalankan berbagai aktivitas dan amaliyah dalam kehidupannya. Menjadi semacam rambu, Umat Islam bisa membedakan mana amalan yang wajib, boleh, hingga tidak boleh dilakukan sesuai perintah Allah SWT.

Karena tak bisa dipungkiri, selama manusia hidup di dunia ini ada banyak sekali aktivitas yang dilakukan. Sembari mengerjakan setiap aktivitas tersebut, maka penting bagi umat Islam untuk mengatahui hukum dari aktivitas yang ia kerjakan.

Untuk lebih percaya diri menjawab pertanyaan sebutkan dan jelaskan lima macam hukum Islam ini, berikut ulasan Dream dari berbagai sumber. Diharapkan penjelasan ini bisa membuatmu bisa menerangkan lebih baik.  

1 dari 3 halaman

5 Macam Hukum Islam

5 Macam Hukum Islam© Pixabay.com

Wajib

Menurut Kamun Besar Bahasa Indonesai (KBBI), wajib berarti harus dilakukan dan tidak boleh tidak dilaksanakan (ditinggalkan). Melalui pengertian ini sudah cukup menjelaskan bahwa istilah wajib artinya harus dilakukan. Dan di dalam Islam, jika hal ini tidak dilakukan, maka ada siksa yang diperoleh.

Hukum wajib dalam Islam ini misalnya saja mengerjakan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, membayar zakat, dan membayar zakat bagi yang mampu. Sahabat Dream juga perlu mengetahui bahwa hukum wajib ini terbagi menjadi beberapa macam yang dikutip melalui news.detik.com.

1. Waktu Pelaksanannya

Dari sisi waktu pelaksanaannya, wajib dibagi menjadi dua macam:

-Wajib muthlaq: yakni wajib yang tidak ditentukan berdasarkan waktu pelaksanannya. Misalnya saja melakukan qadha puasa Ramadan yang sudah tertinggal.

-Wajib muaqqad: yakni wajib yang untuk pelaksanannya ditentukan oleh waktu tertentu dan menjadi tidak sah jika pelaksanannya di luar waktu yang sudah ditentukan.

2. Orang yang Melakukannya

Dari sisi orang yang melakukannya, wajib dibagi menjadi dua macam:

-Wajib aini: yakni wajib yang secara pribadi tidak akan mungkin untuk dilaksanakan atau pun diwakilkan oleh orang lain. Seperti halnya berpuasa dan sholat.

-Wajib kafa’i: yakni wajib yang dilakukan secara bersama atau berkelompok. Jika tidak ada satu orang yang melakukannya, maka semuanya akan terkena dosa. Sedang jika ada beberapa orang yang melakukannya, maka kewajiban tersebut bisa menjadi gugur. Misalnya saja sholat jenazah.

3. Ukuran atau Kadar Pelaksanaannya

Dari sisi ukuran atau kadar pelaksanaannya, wajib dibagi menjadi dua macam:

-Wajib muhaddad: yakni wajib yang disesuaikan dengan kadar yang sudah ditentukan. Misalnya saja membayar zakat.

-Wajib ghairu muhaddad: yakni wajib tidak ditentukan berdasarkan kadar. Misalnya saja memberikan nafkah pada kerabat.

4. Kewajiban Perintahnya

Dari sisi kewajiban perintahnya, wajib dibagi menjadi dua macam:

-Wajib mu’ayyan: yakni wajib yang sudah ditentukan dan tidak ada pilihan lainnya. Misalnya saja sholat lima waktu.

-Wajib mukhayyar: yakni wajib yang objeknya diperbolehkan untuk memilih diantara beberapa alternatif. Misalnya seperti kafarat pelanggaran sumpah.

2 dari 3 halaman

5 Macam Hukum Islam

Sunah

Sebutkan dan jelaskan lima macam hukum islam yang lainnya adalah sunah. Dimana hukum sunah ini adalah perbuatan yang jika dilakukan maka bisa mendatangkan pahala. Dan saat ditinggalkan, maka tidak akan berdosa. Misalnya saja mengerjakan sholat sunah dhuha, sholat tahajud dan berpuasa senin-kamis.

Hukum sunah sendiri terbagi menjadi empat macam sebagai berikut:

1. Sunah Muakkad

Sunah muakkad adalah sunah yang sangat dianjurkan untuk melaksanakannya. Dalam hal ini misalnya saja sholat tarawih saat bulan Ramadan, sholat Idul Fitri, dan sholat dhuha.

2. Sunah Gairu Muakkad

Sunah gairu muakkad adalah sunah yang dikerjakan oleh Nabi, namun tidak secara umum dilakukan. Misalnya saja sholat sunah empat rakaat sebelum dhuhur dan ashar.

3. Sunah Hajat

Sunah hajat adalah bagian dari gerakan sholat yang akan lebih baik jika dikerjakan. Misalnya saja mengangkat tangan ketika takbir.

4. Sunah Abad

Sunah abad adalah hal di dalam sholat yang diharuskan untuk melakukannya ketika lupa. Misalnya saja sujud sahwi.

Haram

Sebutkan dan jelaskan lima macam hukum islam yang sudah pasti diketahui oleh umat Islam adalah hukum haram. Di mana perbuatan ini jika dilakukan maka akan mendapatkan dosa. Dan ketika perbuatan tersebut ditinggalkan, maka akan mendapatkan pahala.

Perbuatan-perbuatan yang tergolong haram untuk dilakukan misalnya saja berzina, membunuh, mencuri, berjudi, dan sebagainya. Jadi, Islam sangat melarang pebuatan-perbuatan tersebut karena ada banyak kerugian yang didapat oleh diri sendiri maupun orang lain.

3 dari 3 halaman

5 Macam Hukum Islam

5 Macam Hukum Islam© Pixabay.com

Makruh

Hukum makruh ini adalah perbuatan yang jika dikerjakan maka tidak akan berdosa, dan jika tidak dikerjakan maka akan mendapatkan pahala. Di mana hukum makruh adalah menunjukkan larangan yang sifatnya tidak tetap.

Misalnya saja saat berwudu dengan mendahulukan bagian yang kiri dulu daripada yang kanan. Dalam hal ini akan lebih baik jika ditinggalkan saja karena Allah SWT tidak menyukainya.

Mubah

Hukum yang terkahir adalah mubah, yakni suatu hal yang jika dilakukan atau pun ditinggalkan maka sama-sama tidak mendapatkan pahala maupun dosa. Dalam hal ini sifatnya adalah tetap atau tidak tetap serta tidak ada larangan yang bersifat tetap maupun tidak tetap. Misalnya saja saat makan dan minum atau pun memilih warna pakaian.

Beri Komentar