Tjahjo Kumolo Ternyata Pemburu Keris Semasa Hidupnya, Koleksinya Pusaka Raja dan Patih

Reporter : Okti Nur Alifia
Jumat, 1 Juli 2022 19:05
Tjahjo Kumolo Ternyata Pemburu Keris Semasa Hidupnya, Koleksinya Pusaka Raja dan Patih
"Saya dulu punya hobi berburu keris," ungkap Tjahjo.

Dream - Publik sedang berduka atas meninggalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo pada Jumat, 1 Juli 2022. 

Politikus senior dari PDI Perjuangan ini sudah lama berkelana di dunia pemerintahan maupun politiki. Namun ternyata figur kelahiran Surakarta, 1 Desember 1957 ini mempunyai hobi berburu keris.

Hal ini diungkap dalam sebuah tayangan Liputan6 pada 2014. Tayangan itu bermula saat Tjahjo memperlihatkan koleksi barang-barang di kediamannya, mulai patung berunsur hewan, gajah,sampai harimau. Banyak dari barang-barang itu yang merupakan hasil jualan dari temannya yang butuh uang.

" Beberapa (patung) hewan ini, ada teman yang perlu uang, lalu dijual ke saya. Saya harus membantu teman, jadi saya beli," kata Tjahjo. " Tapi, saya memang suka sama harimau. Punya hampir delapan."

1 dari 5 halaman

Tjahjo mengaku sering berburu keris hingga semacam harta karun. Bahkan pada tahun 1985 ia pernah mengangkut sendiri batu dari Gunung Lawu.

" Hobi yang kalau saya sering mencari sendiri itu keris, termasuk harta karun. Ada batu yang cocok dari Gunung Lawu. Saya angkut sendiri dengan kereta api," cerita Tjahjo.

Dalam kesempatan itu, Tjahjo juga memperlihatkan kamar pribadinya, katanya keluarga tidak ada yang berani masuk tanpa izinnya.

Kamar pribadi Tjahjo Kumolo itu berisi koleksi kerisnya. Dia mengaku memiliki lebih dari 100 keris. Di kamar itu pula Tjahjo menunaikan sholat, menonton film, hingga mendengarkan musik.

2 dari 5 halaman

" Saya dulu punya hobi berburu keris," ungkap Tjahjo.

Mendag ke 28 itu menerangkan hasil berburu kerisnya. Koleksinya terdiri dari keris pegangan raja hingga panglima perang.

" Ada keris pegangan raja, keris pegangan patih, keris pegangan para menteri, keris pegangan panglima perang, berbagai macam. Saya agak memilih, jadi cocok atau tidak (untuk dikoleksi)," katanya. 

Meskipun waktu untuk merawat kerisnya kurang, dia tetap meluangkan waktu satu jam untuk membersihkan keris.

Sumber: Liputan6.com

 

3 dari 5 halaman

Tangis Puan Maharani di Penghormatan Terakhir Tjahjo Kumolo: `(Saya) Memanggilnya Om`

Dream - Ketua DPR RI Puan Maharani tak kuasa menahan air matanya saat hadir memberikan penghormatan terakhir untuk Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Puan melayat ke rumah duka Tjahjo Kumolo di Jalan Widya Chandra Jakarta Selatan, Jumat, 1 Juli 2022.

Berdampingan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Puan tak bisa menutupi kesedihannya melepas kepergian rekan sejawat semasa di pemerintahan dan dunia politik itu.

Ketika melihat peti jenazah yang diselimuti bendera merah putih itu dibua, Puan dan Sri Mulyani tampak berangkulan untuk menegarkan hati meski air mata tak kuasa lagi dibendung.

Puan mengaku mempunyai kedekatan khusus dengan almarhum layaknya keluarga. Dia mengaku sudah mengenal Tjahjo sejak masih kecil dan selalu memanggilnya dengan sebutan Om.

" Beliau orang yang sangat baik hati bergaul dengan siapa saja, saya sudah kenal dari kecil dan memanggilnya dengan om. Saya mendoakan beliau dan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan,” kata Puan, dikutip dari Liputan6.com.

4 dari 5 halaman

Puan mengenang Tjahjo sebagai sosok politisi senior PDI Perjuangan yang sederhana, tenang dan memiliki kecerdasan emosi serta spiritualitas yang tinggi.

" Saya kehilangan salah satu senior yang berpengaruh bagi perjalanan karier politik saya sampai hari ini. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk sanak keluarga yang ditinggalkan. Semoga beliau husnul khatimah," sambungnya.

Sri Mulyani juga menyampaikan bela sungkawanya di Instagram dengan membagikan potret kebersamaan dengan Tjahjo Kumolo. 

" Innalilahi wainnalilahi rojiun, segala sesuatu adalah milik Allah SWT dan hanya kepadaNya kita akan kembali. Sungguh duka cita yang mendalam atas berpulangnya Pak Tjahjo Kumolo Menteri @kemenpanrb," tulis Sri Mulyani di Instagram.

5 dari 5 halaman

Sri Mulyani mengenang sosok Tjahjo Kumolo sebagai seorang rekan sejawat yang selalu kompak dan dapat diandalkan dalam menjalankan program-program pemerintah.

" Seorang rekan sejawat yang selalu kompak dan dapat diandalkan dalam menjalankan program-program perbaikan dan reformasi di pemerintahan - baik sewaktu beliau sebagai Menteri Dalam Negeri maupun sebagai Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," tuturnya.

Sri Mulyani mengungkapkan, ia dan seluruh jajaran Kementerian Keuangan kehilangan teman yang sungguh tulus mengabdi untuk negeri dan mencintai negeri secara penuh.

" Terima kasih pak Tjahjo atas pertemanan yang sangat baik dan atas pengabdian yang tak ternilai," tutur Sri Mulyani.

Beri Komentar