Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo (Foto: Instagram/tjahjo_kumolo)
Dream - Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini, mengatakan, istana sedang berupaya mencari figur untuk mengisi kekosongan kursi MenPAN-RB setelah meninggalnya Tjahjo Kumolo.
" Tentunya kita ingin mencari pengganti secepat-cepatnya. Namun saat ini suasana masih dalam suasana duka dan tentunya butuh diskusi dan menyesuaikan dengan agenda-agenda Presiden. Kita tunggu saja keputusan Presiden seperti apa," kata Faldo, dikutip dari Merdeka.com, Senin 4 Juli 2022.
Meskipun demikian, Faldo memastikan roda pemerintahan di bidang aparatur negara tetap berjalan optimal.
" Yang pasti, Pemerintah akan mengupayakan fungsi-fungsi tata kelola berjalan dengan optimal. Adapun penggantinya nanti, tentunya merupakan sosok yang tepat," kata dia.
Faldo menambahkan, pekerjaan yang ditinggalkan Tjahjo dalam beberapa waktu ke depan sudah didedikasikan dengan baik. Dia juga mengajak semua pihak mendoakan agar almarhum Tjahjo dimudahkan jalan-Nya.
" Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan," tutup Faldo.
Terpisah, PDI Perjuangan yang merupakan partai Tjahjo Kumolo belum memikirkan pengganti mantan Sekjen PDIP itu karena masih suasana duka.
Menurut Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, PDI Perjuangan menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menunjuk pengganti MenPAN-RB.
" Jadi kita masih dalam suasana duka tentu saja kita sadari memaklumi bahwa itu adalah kewenangan dari pak Jokowi," kata Djarot Saiful Hidayat di kantor DPP PDIP.
PDIP juga tidak memaksa kursi Menpan-RB kembali diisi oleh kader partai banteng. Hal itu diserahkan sepenuhnya kepada Presiden.
" Jadi kita serahkan sepenuhnya. Kita kerjasamanya bukan kerjasama secara pragmatis ya. Kita mendukung pak Jokowi itu betul-betul mendukung yang total," kata Djarot.
PDIP pun tidak meminta jatah menteri kepada Jokowi. Diharapkan siapapun yang menjadi menteri betul-betul bisa bekerja mewujudkan visi misi presiden.
" Dan PDI Perjuangan, pak Jokowi itu juga kader PDI Perjuangan, tapi kita tidak pernah meminta jatah ini jatah itu. Serahkan sepenuhnya pada pak Jokowi untuk kebaikan negeri ini. Supaya mereka ini para pembantu presiden betul-betul bisa bekerja keras untuk mewujudkan visi misi pak Jokowi dan mewariskan kondisi yang baik bagi termasuk di kementerian PAN-RB," tegas Djarot.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya