Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Hafalan Alquran adalah amalan sangat mulia. Karena bisa menjadi penenang jiwa dan petunjuk.
Tetapi, tidak dipungkiri hafalan Alquran tidaklah mudah. Butuh konsentrasi yang kuat agar setiap ayat bisa masuk dan melekat dalam memori.
Ditambah lagi, ada banyak cara dalam menghafal Alquran. Setiap orang punya cara berbeda-beda.
Belum tentu cara satu orang bisa dipakai orang lain. Demikian pula, orang bisa hafal Alquran setelah menerapkan cara orang lain.
Saat sudah hafal, tentu rasa senang dan bangga yang muncul. Akan tetapi, kita patut sadar hafalan itu harus dirawat agar tidak hilang.
Nah, agar hafalan dapat terjaga, maka istiqamahkan membaca doa ini sembari terus mengulang hafalan Alquran.
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِيْ مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ
Allahummaj'al nafsi muthmainnatan tu'minu biliqaika wa taqna'u bi'athaika wa tardla bi qadlaika.
Artinya,
" Ya Allah, jadikanlah jiwaku tenang, mengimani perjumpaan dengan-Mu, merasa cukup dengan pemberianMu, dan rida dengan ketentuanMu."
Sumber: Bincang Syariah.
Dream - Salah satu amalan sunah bernilai ibadah dalam Islam adalah membaca Alquran. Amalan ini berbasis pada kegiatan pembelajaran.
Ini karena dalam Alquran terdapat banyak sekali ajaran yang berguna bagi hidup. Seluruhnya bisa jadi pegangan kita.
Bernilai ibadah karena isi Alquran sepenuhnya kalam Ilahi. Artinya, seluruhnya berasal langsung dari Allah SWT dan tidak ada satupun ayat yang dibuat manusia.
Sehingga, membaca Alquran menandakan kita sedang memasukkan hikmah pada diri kita. Kepuasan batin akan kita rasakan usai membaca Kitab Allah tersebut.
Saat selesai membaca Alquran, terdapat sunah yang perlu dikerjakan yaitu dengan melafalkan 'Shadaqallahul 'adhim'. Lafal ini berarti 'Maha Benar Allah Yang Maha Agung'.
Ada beberapa ragam lafal penutup membaca Alquran. Semuanya dapat digunakan.
صدق الله العظيم وبلغ رسوله الكريم ونحن على ذلك من الشاهدين
Shadaqallahul 'adhim wa balagha rasuluhul karim wa nahnu 'ala dzaalika minasy syahidin.
Artinya,
" Maha Benar Allah Yang Maha Agung dan Rasulnya yang mulia telah menyampaikan dan kami atas hal itu termasuk orang-orang yang bersaksi."
صدقت ربنا وبلغت رسلك ونحن على ذلك من الشاهدين اللهم اجعلنا من شهداء الحق القائمين بالقسط
Shadaqta rabbana wa balaghat rusuluka wa nahnu 'ala dzalika minasy syahidin. Allahummaj'alna min syuhadail qaimina bil qisthi.
Artinya,
" Maha Benar Engkau Ya Tuhan kami dan para utusan-Mu telah menyampaikan dan kami atas hal itu termasuk orang-orang yang bersaksi. Ya Allah, jadikan kami bagian dari saksi-saksi yang benar yang menegakkan keadilan."
Sumber: Bincang Syariah