Hakimuddin Salim Bersama Para Penguji Universitas Islam Madinah Dan Pejabat KJRI Jeddah (Istimewa)
Dream - Hakimuddin Salim meraih gelar Doktor Pendidikan Islam dengan predikat Mumtaz. Dia berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Pengujian di Fakultas Dakwah di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.
Mumtaz merupakan predikat tertinggi di lingkungan perguruan tinggi Islam. Predikat ini bermakna 'Sempurna', setara dengan Cum Laude.
Dalam disertasinya, Hakim mengetengahkan pentingnya penggunaan nilai-nilai yang diambil dari kisah-kisah dalam Al-Quran untuk metode pendidikan di lingkungan pesantren Al-Quran.

Atas keberhasilan ini, Hakim menjadi mahasiswa pertama dari Asia Tenggara yang menyandang gelar Doktor Pendidikan Islam dari UIM.
" Kita patut berbangga bahwa pendidikan di Indonesia menjadi salah satu bidang kajian yang diangkat oleh kampus-kampus di luar negeri," Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KJRI Jeddah, Agus Muktamar, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 19 Desember 2019.

Agus didampingi beberapa staf Pensosbud KJRI Jeddah hadir dalam ujian disertasi yang digelar pada Selasa malam waktu setempat, 17 Desember 2019. Ujian itu dipimpin dua orang penguji, Muhammad Umar Falatah dan Adel A’ed Al Maghdzawi serta pembimbing disertasi Saeed Faleh Al Maghamisi.
Penguji utama, Muhammad Umar Fallatah, mengapresiasi originalitas dan keotentikan penelitian Hakim. Selama 2,5 jam, ujian berlangsung dengan dialog yang intens.
" Semoga gelar yang diraih, memberi manfaat bukan hanya kepada yang bersangkutan, namun juga kepada bangsa dan negara Indonesia," kata Agus.
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

3 Kebiasaan yang Dilakukan Spesialis Tulang Belakang untuk Menjaga Postur Tubuh

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng