Terdengar Suara Mencekam Tengah Malam, Dikira Rampok Ternyata Ular Piton Raksasa Obrak-abrik Dapur

Reporter : Okti Nur Alifia
Senin, 21 Maret 2022 13:35
Terdengar Suara Mencekam Tengah Malam, Dikira Rampok Ternyata Ular Piton Raksasa Obrak-abrik Dapur
Wanita itu mendengar suara misterius dari dapur rumahnya. Terdengar suara pecahan kaca.

Dream - Seorang wanita di pedesaan Glenview, Sunshine Coast, Queensland, Australia, ketakutan pada tengah malam. Dia mendengar suara misterius dari dapur rumahnya. Terdengar suara pecahan kaca.

Dia menduga pencuri atau perampok sedang memasuki rumahnya. Karena merasa khawatir, bahkan ketakutan, wanita tersebut tanpa pikir panjang menghubungi polisi setempat untuk mengecek sumber suara yang mencurigakan tersebut.

Namun setelah diperiksa, ternyata sumber suara itu bukan ditimbulkan oleh orang yang masuk tanpa izin ke rumah wanita tersebut. Suara itu ternyata disebabkan oleh ular piton karpet yang menyusup ke dalam dapur wanita itu.

1 dari 12 halaman

Video detik-detik penangkapan ular itu dibagikan ke media sosial oleh petugas penangkap ular Sunshine. Kisah penangkapan tamu tak diundang itu juga dibagikan melalui Facebook.

Ular piton© Facebook Sunshine Coast Snake Catchers 24/7

" Saya menuju dan memindahkannya kembali ke semak-semak," kata penyelamat reptil profesional.

2 dari 12 halaman

" Hari itu merupakan malam yang sibuk dengan banyak ular bergerak dan beberapa dari mereka memasuki rumah," tambah badan penyelamat hewan setempat, yang menjelaskan bahwa reptil berusaha mencari perlindungan karena cuaca panas-lembab.

Ular piton© Facebook Sunshine Coast Snake Catchers 24/7

Petugas tersebut membagikan video lain dari pemilik rumah yang memanggil mereka untuk memindahkan seekor ular besar, yang merayap ke kamar mandi. Dalam kasus lain, ular diselamatkan dari kamar tidur setelah ditemukan dengan nyaman berbaring di kasur. (The Indian Express)

3 dari 12 halaman

4 dari 12 halaman

Dream - Jangan pernah main-main dengan ular berbisa jika tidak punya keahlian khusus. Sebab, akibatnya sangat berbahaya. Bisa fatal. Mereka yang sudah biasa menangani ular berbisa pun tak jarang mengalami insiden yang bisa merenggut nyawa.

Seperti terjadi pada Maaz Sayed, pawang ular dari Karnataka, India. Dia mengalami nasib nahas saat bermain-main dengan king cobra. Padahal sebagai pawang, Maaz sudah berkali-kali berurusan dengan ular dengan bisa mematikan tersebut.

Namun, adegan yang dilakukan oleh Maaz memang membuat banyak orang geleng kepala. Heran. Sebab, kelakuan pawang itu memang benar-benar berbahaya, untuk sekelas pawang sekalipun. Banyak pawang ular bahkan menyebut apa yang dilakukan Maaz sebagai hal 'mengerikan'.

Pawang ular India© Maaz Sayed (Twitter @susantananda3)

5 dari 12 halaman

Dalam video yang viral, Maaz terlihat berjongkok di tengah kebun. Di depannya ada tiga ular king cobra yang sudah menegakkan kepala. Leher mereka juga sudah mengembang. Itu tandanya, ular-ular itu sudah siaga menyerang jika ada ancaman.

Di saluran YouTubenya, memang bertebaran adegan-adegan berbahaya Maaz dengan king cobra. Pada percobaan-percobaan sebelumnya, dia selalu sukses, sehingga mengundang decak kagum para penontonnya.

Kali ini, Maaz menarik ekor salah satu ular king cobra itu. Berhasil, meski king cobra itu bereaksi, binatang melata yang ditarik ekornya itu tidak sampai menyerangnya. Maaz dan ular-ular itu masih santai.

6 dari 12 halaman

Maaz pun melanjutkan aksinya. Dia terus menggoda ular-ular itu. Dia mulai menggerak-gerakkan lutut dan tangannya. Terlihat pula kepala ular-ular itu mengikuti arah gerakan tangan dan lutut Maaz.

Di tengah goyangan itu, Maaz mencoba menarik ekor ular king cobra yang berada di tengah. Namun, belum lagi memegang ekor ular di bagian tengah, king cobra di sebelahnya bereaksi.

Rupanya, gerakan Maaz dianggap sebagai ancaman. Sehingga king cobra yang berada di ujung kanan berubah agresif. Ular itu menyerangnya.

7 dari 12 halaman

King cobra itu menjulurkan kepalanya ke arah Maaz. Pawang yang kaget itu spontan berdiri dan melangkah mundur. Namun tragis, gerakannya kalah cepat dengan serangan king cobra itu.

Ular yang marah itu berhasil menggigit lututnya. Maaz berusaha menarik ular itu agar melepaskan gigitannya. Namun rupanya si king cobra enggan melonggarkan gigitannya

Jadilah ular itu terus menggigitnya. Meski memakai Maaz memakai celana panjang, rupanya taring si ular king cobra mampu menembus kain dan menggigit lutut si pawang.

Video insiden itu pun menjadi viral di media sosial.

8 dari 12 halaman

Lewat unggahan Twitter, petugas Dinas Kehutanan India, Susanta Nanda, memberi kritik pedas kepada Maaz yang dinilai sembrono tersebut.

" Ini cara yang mengerikan untuk menangani cobra. Ular menganggap gerakan itu sebagai ancaman dan mengikuti gerakannya. Terkadang, responsnya bisa berakibat fatal," tulis Susanta Nanda.

Semua ular kobra dikenal berbisa. Dalam kasus Maaz, dia dilaporkan menerima 46 botol antiracun setelah aksinya yang dinilai salah itu.

9 dari 12 halaman

Melalui unggahan Facebook, Priyanka Kadam, Presiden dan Pendiri Masyarakat Penyembuhan dan Pendidikan Gigitan Ular, mengungkapkan bahwa Maaz dirawat di rumah sakit setelah digigit king cobra itu.

Kadam membagikan foto pawang ular 20 tahun itu, yang sedang berbaring di ranjang rumah sakit.

" Dia sedang memulihkan diri di rumah sakit swasta di Sirsi, Karnataka," tulis Kadam.

10 dari 12 halaman

Kadam sebelumnya meminta Maaz dihukum karena " memasang konten yang jelas-jelas merupakan penyalahgunaan satwa liar."

Kadam kemudian menyarankan agar seorang ahli dapat mencoba membimbing pemuda tersebut.

" Seorang ahli mungkin bisa mencoba membimbingnya. Dia tidak sombong. Berbicara dengan hormat. Dia masih tidak sehat. Akan terhubung dengannya setelah dia pulih sepenuhnya," tulis kadam.

11 dari 12 halaman

Atul Pai, penyelamat ular dan hewan dari Mangalore, juga memperingatkan aksi serupa. " Seorang penggila ular muda Maaz Sayed dari Sirsi, Karnataka digigit ular kobra berkacamata saat dia memamerkan 3 ekor ular kobra dan bermain-main dengan mereka," tulis Pai di Facebook.

" Ini adalah aksi yang sangat populer yang diikuti banyak orang dan mereka tidak memahami keseriusan ini! Penanganan yang tidak perlu dan bermain-main dapat menyebabkan dampak yang serius."

Sumber: NDTV

12 dari 12 halaman

Beri Komentar