Sosok Raja, Mahasiswa Termuda UGM yang Baru Berusia 15 Tahun dan Tertarik Belajar Filsafat

Reporter : Nabila Hanum
Jumat, 5 Agustus 2022 14:01
Sosok Raja, Mahasiswa Termuda UGM yang Baru Berusia 15 Tahun dan Tertarik Belajar Filsafat
Raja mengaku sudah tertarik dengan filsafat saat berada di kelas 1 SMA.

Dream - Raja Muhammad Hayuri Islami, mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) ini tak menyangka akan dipanggil ke depan panggung saat upacara penerimaan di lapangan Grha Sabha Pramana, Senin 1 Agustus 2022 lalu.

Remaja asal Pekanbaru, Riau ini dinobatkan sebagai mahasiswa termuda UGM pada tahun 2022. Ia menyandang status sebagai mahasiswa UGM di usia yang baru menginjak 15 tahun.

“ Saya bangga dan senang bisa masuk UGM,” kata anak pertama dari dua bersaudara ini, dilansir dari situs resmi UGM.

1 dari 3 halaman

Raja mengaku berkuliah di usia yang masih sangat muda karena sudah mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD) pada usia 5 tahun. Walaupun paling muda di sekolah, sejumlah teman-teman sebayanya tidak banyak yang tahu karena fisiknya yang hampir sama dengan teman sekelasnya.

" Sejak SD tidak terlalu terganggu, tidak ada yang peduli dengan usia saya yang muda tidak ada yang terlalu memperhatikan," katanya.

Raja mengaku meski usia muda, ia mampu menunjukkan prestasi di kelas. Selama di bangku SD  ia selalu berada di rangking tiga besar sehingga bisa mempercepat studinya dan menjadi mahasiswa termuda UGM.

2 dari 3 halaman

" Dari SD saya selalu berada di tiga besar. Di SMP mungkin lagi masa pubertas, biasa saja tidak rangking," katanya.

Saat di bangku menengah atas, Raja ikut mendaftar program akselerasi dan ia diterima di kelas IPS. Di kelas IPS hanya tujuh anak yang ikut program akselerasi sehingga Raja bisa menyelesaikan sekolah MAN Negeri 2 Pekanbaru dalam waktu dua tahun.

" Karena program akselerasi, kita diharuskan untuk belajar dan memahami lebih cepat dari siswa yang lain. Saya di program itu tidak ikut ekstrakurikuler atau organisasi," katanya.

Selama di program akselerasi, ia tidak memikirkan soal rangking, namun untuk pelajaran seperti sosiologi, ekonomi, sejarah, dan geografi ia mendapat nilai akademik yang cukup baik.

3 dari 3 halaman

" Untuk mata pelajaran paling tinggi nilai sosiologi," ujarnya.

Setelah itu, Raja memutuskan untuk masuk ke Fakultas Filsafat UGM. Keinginannya itu pun akhirnya terwujud. Raja mengaku sudah tertarik dengan filsafat saat berada di kelas sepuluh SMA.

Raja mengenal filsafat lewat buku dan internet. Setelah lulus S1, Raja pun mempunyai cita-cita untuk melanjutkan S2 di jurusan yang sama.

" Saya sejak kecil sering menggunakan logika filsafat berarti selama ini saya menerapkan nilai-nilai filsafat," jelasnya.

Beri Komentar