Ular Itu Terkena Duri Dari Landak Yang Hendak Dimangsanya (Sumber: Elite Readers)
Dream - Rekaman video memperlihatkan seekor ular boa constrictor berjalan sembari menggeliat. Binatang melatan itu sangat kesakitan. Di tubuh tertancap banyak duri.
Rupanya, ular yang aktif di malam hari itu baru saja menyerang dan mencoba memangsa seekor landak. Tetapi, landak tersebut membela diri dengan duri-duri tajam di tubuhnya.
Dilansir dari Elite Readers, tampak sang ular mengalami penderitaan yang luar biasa karena harus merayap sambil menahan sakit.
Video tersebut mendapat respons beragam dari netizen. Sebagian merasa kasihan dengan ular itu. Tetapi, banyak juga yang menganggap ular itu pantas mendapatkan balasan atas tindakannya.
Ular boa constrictor merupakan spesies paling populer di kalangan pencinta ular. Dia dianggap salah satu ular terbesar selain piton dan anaconda.
Ular ini banyak ditemukan di Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, serta pulau-pulau di Kepulauan Karibia.
Makanan utama reptil yang panjangnya bisa mencapai 13-18 meter ini adalah kelelawar, tikus, burung, dan kadal. Mereka butuh sekitar 4 sampai 6 hari untuk mencerna makanannya.
Semakin tua dan besar ular boa constrictor, semakin besar pula ukuran mangsa mereka.
© Dream
Dream - Seorang pawang ular di Provinsi Limpopo, Afrika Selatan tak menyangka bertemu dengan seekor ular piton besar sepanjang 3,9 meter di sebuah lahan pertanian.
Jaco Kotze terkejut ketika sedang berburu ular di lahan pertanian Vlakfontein di Groblersadal. Dia melihat seekor ular piton yang berukuran sangat besar.
Kotze kemudian merekam peristiwa tersebut dan membagikannya di portal berita Netwerk24. Sejak itu, video tersebut menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat ular piton sedang menelan seekor impala yang membuat tubuh bagian tengahnya membesar.
Saat Kotze mendekat, ular tersebut berusaha memuntahkan mangsanya. Setelah berusaha keras, ular itu akhirnya berhasil mengeluarkan mangsanya dengan kaki impala terlebih dahulu menjulur keluar.
© Dream
Dream - Penduduk sebuah desa di Nigeria membunuh seekor ular raksasa karena dikira makan hewan ternak. Namun setelah tubuh ular yang membengkak itu dibelah, mereka menemukan hal yang mengejutkan.
Media lokal melaporkan awalnya orang-orang mengira ular itu memakan hewan ternak karena tubuhnya membengkak.
Tetapi setelah dibunuh dan dibelah, mereka menemukan ratusan telur yang menandakan bahwa ular tersebut tengah hamil.
Melihat ada ratusan telur di dalamnya, penduduk desa justru merasa senang. Itu karena penduduk desa menganggap telur ular adalah makanan yang lezat.
Meski tidak jelas dari jenis apa ular tersebut, yang pasti seekor ular bisa memproduksi sekitar 100 butir telur setiap kali hamil.
Dilihat dari ukurannya, ular itu bisa dipastikan adalah ular piton batu Afrika, bukan anaconda.
Piton Afrika jantan biasanya memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dari yang betina, yang bisa tumbuh memanjang hingga 4,8 meter.