Anggota DPRD Bekasi 2019-2024 Tertidur Saat Pelantikan (Foto: Merdeka.com)
Dream - Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024, Ibnu Hajar Tanjung, viral di media sosial. Kader Partai Gerindra tersebut muncul di kamera sedang tidur saat acara pelantikan di gedung DPRD Kota Bekasi, Senin, 26 Agustus 2019.
Dari foto Radar Bekasi, yang diunggah ulang di Instagram bekasi_24_jam, Ibnu tampak mendongakkan kepala. Mulutnya terbuka dan matanya terpejam.
" Pak ayo bangun bukan mimpi jadi anggota dewan tapi nyata," tulis seorang warganet.
" Bangun oi, bangun, filmnya udah kelar," kata warganet lain.
Dilaporkan Merdeka.com, Ibnu tak mempermasalahkan fotonya yang sedang tertidur beredar di media sosial. Dia menyebut memang kurang tidur.
" Biarin saja, memang kurang tidur semalam. Persiapan (pelantikan) di depan rumah juga ada tasyakuran," kata Ibnu.
Pria yang sudah mencalonkan diri sebagai caleg sebanyak tiga kali ini menyebut, siap menjalankan amanah rakyat. Dia mengatakan, akan melakukan tiga fungsi kedewanan, legislasi, budgeting, dan kontrol atas kebijakan pemerintah.
" (Terpilih) ini kan berkat dari perjuangan, dan amanah dari masyarakat. Tentu saya akan memperjuangkan aspirasi di dapil saya, di Rawalumbu, Mustikajaya, dan Bantargebang," kata dia.
Hari ini sebanyak 50 Anggota DPRD Kota Bekasi terpilih periode 2019-2024 dilantik. Berdasarkan data didapat, jumlah ini 30 persen merupakan wajah baru. Ketua DPRD menjadi hak PKS karena menjadi pemenang pemilu.
(Sah, Sumber: Merdeka.com/Adi Nugroho)
Dream – Studi oleh tim University of Bristol, Inggris, mengungkap bahwa tidur siang bisa membantu orang membuat keputusan yang lebih bijak.
Tidur siang bisa membantu orang berpikir lebih efisien tentang pro dan kontra sebuah keputusan, mendapatkan wawasan, dan memproses informasi yang tak disadari.
Dikutip dari studyfinds, Senin 11 Agustus 2019, studi tersebut telah diterbitkan dalam Journal of Sleep Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidur singkat bermanfaat bagi fungsi otak kognitif, dan membantu memproses informasi yang biasanya tidak disadari dalam keadaan sadar.
Penelitian sebelumnya telah menetapkan bahwa tidur lebih banyak membantu memproses informasi dan membuat keputusan. Namun, masih belum jelas apakah orang harus benar-benar mengetahui informasi yang mereka proses untuk mendapatkan manfaat dari tidur.
Untuk mengatasi ini, peneliti menyembunyikan informasi yang disajikan kepada peserta dalam penelitian dengan " menutupi" itu, sehingga tidak pernah secara sadar dirasakan. Namun, informasi bertopeng ini masih diproses oleh pikiran bawah sadar para peserta.
Sebanyak 16 subjek dari berbagai kelompok umur mengambil bagian dalam penelitian ini. Setiap orang melakukan dua tugas; tugas utama bertopeng dan tugas sekunder kontrol. Peserta mempraktikkan setiap tugas, dan kemudian tetap terjaga atau tidur siang selama 90 menit sebelum menangani tugas yang sama lagi.
Baik sebelum dan sesudah tidur siang, para peneliti mengukur perubahan aktivitas otak dengan mengukur aktivitas listrik menggunakan EEG.
Mereka yang tidur siang melakukan tugas utama bertopeng jauh lebih cepat setelah tidur, sementara mereka yang tetap terjaga tidak menunjukkan peningkatan. Hasil ini menunjukkan bahwa tidur sebenarnya membantu otak memproses informasi yang tidak disadari.
Selain itu, para peneliti mengatakan temuan mereka menunjukkan bahwa bahkan sedikit tidur akan membantu waktu respons dan membantu orang membuat keputusan secara umum.
Para penulis studi bahkan mengatakan bahwa hasil ini menunjuk pada pemrosesan informasi yang dikumpulkan oleh pikiran manusia saat bangun dengan cara yang lebih dalam saat tidur yang masih menjadi misteri bagi sains modern.
" Temuan ini luar biasa karena dapat terjadi tanpa adanya niat awal, kesadaran sadar, dengan memproses isyarat yang disajikan secara implisit di bawah kesadaran peserta," kata anggota peneliti, Liz Coulthard.
Dream – Bagi perusahaan, tidur siang acapkali menjadi tindakan yang kurang disiplin, bahkan mencerminkan perilaku malas. Namun, pakar justru menyarankan perusahaan untuk memberikan waktu tidur siang bagi karyawan.
“ Cahaya dari barang elektronik, seperti layar komputer, televisi, dan smartphone bisa merusak rutinitas tidur,” kata psikolog, Nerina Ramlakhan, dikutip dari The Sun, Rabu 4 April 2018.
Ramlakhan menyarankan perusahaan untuk mengizinkan karyawan tidur siang di sela waktu kerja, terutama hari Senin. Wanita yang sekaligus periset untuk manufaktur kasur Silentnight ini mengatakan perubahan waktu santai di akhir pekan dan awal pekan membuat karyawan drop selama empat jam.
Dia juga menekankan kehilangan waktu tidur selama satu jam akan berbahaya bagi kesehatan. “ Bos sebaiknya mengizinkan pegawainya untuk tidur siang di kantor. Ini akan memberikan dampak yang besar,” kata dia.
Terapis tidur ini percaya bahwa tidur siang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki otot-otot, dan bisa menjadi antipenuaan dini.
“ Hanya dengan 25 menit, tidur siang bisa memberikan perbedaan besar. Tidur bisa meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah. Mereka juga menyeimbangkan kembali sistem imunitas. Ini berarti karyawan yang sakit pada hari kerja menjadi lebih sedikit,” kata dia.
Ramlakhan menggarisbawahi waktu tidur siang yang tepat itu berkisar jam 14.00-16.00. Selebihnya, akan berdampak kepada tidur malam.
Dream - Kita pasti pernah mengalami terbangun dari tidur di malam hari. Sebabnya bisa bermacam-macam, mulai mimpi buruk, hendak buang air atau mengigau.
Mengigau merupakan aktivitas tubuh yang berjalan tanpa kesadaran kita. Seringkali igauan berupa suara seperti rintihan, ada pula yang sampai berbicara.
Kadangkala mengigau disebabkan karena kita sedang bermimpi. Ada juga yang terjadi disebabkan kondisi tubuh yang kurang fit.
Kita tidak pernah sadar sedang mengigau, hanya merasa tiba-tiba terbangun. Jika mengalami kejadian ini, dianjurkan untuk membaca doa berikut.
Doa ini diriwayatkan Ibnu Majah dai Ubadah bin Shamit, dari Rasulullah Muhammad SAW.

La ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syaiin qadir. Alhamdulillah wa subhanallah wa la ilaha illallah wallahu akbar, wa la hawla wa la quwwata illa billah. Allahummaghfirli.
Artinya,
" Tiada Tuhan selain Allah, yang Esa, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia atas segala sesuatu berkuasa. Segala puji bagi Allah dan tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah. Ya Allah, ampunilah aku."