Bocah Diduga Dari Papua Ini Viral Usai Lantunkan Ayat Suci Alquran Dengan Merdunya. (Foto: Video Instagram)
Dream - Pesona tanah Papua memang tak ada habisnya. Bukan hanya keelokan alamnya saja, namun juga keramahan dan kerukunan masyarakatnya.
Toleransi umat beragama di Papua tak perlu diragukan. Masyarakat Papua sangat menjunjung tinggi toleransi umat beragama. Hal itu terbukti pada video viral yang dibagikan akun Instagram @papua_talk berikut ini.
Dalam video terlihat seorang putra Papua begitu fasih melantunkan ayat suci Alquran. Aksi sang bocah tentu saja langsung mendapatkan perhatian dari publik.
Mengenakan kaos warna biru bocah yang tak diketahui identitasnya ini melantunkan ayat suci Alquran sembari berdiri di sebuah tanah lapang. Menurut informasi, bocah tersebut berasal dari Distrik Walesi, Wamena.
" Suara merdu dari Walesi, Wamena, Papua," dikutip dari akun Instagram @papua_talk.
Sekadar informasi, Distrik Walesi merupakan salah satu daerah di Tanah Papua yang mayoritas warganya justru non-Muslim.
Meski dihuni sekitar 400 kepala keluarga, namun masyarakat Distrik Walesi memiliki tingkat toleransi yang cukup tinggi dalam hal keyakinan.
" Umat Muslim yang ada di wilayah Distrik Walesi memang tak sebanyak di Kota Wamena. Namun yang menarik, dari sekitar 400 kepala keluarga yang dikenal dengan kampung Muslim asli Papua ini, juga ada yang beragama Kristen dan Katolik.
" Meski berbeda keyakinan, namun rasa persaudaraan dan toleransi hidup beragama tetap terjalin dengan baik," tulis akun Instagram @papua_talk.
Video berdurasi lebih dari 3 menit itu pun viral. Netizen merasa bangga dengan sosok bocah pelafal Alquran asal Distrik Walesi, Wamena, tersebut.
Mereka memuji bocah tersebut yang suaranya begitu merdu saat melantunkan ayat suci Alquran.
Namun ada sebagian netizen yang mengatakan bahwa bocah di video itu bukan dari Papua. Tapi dari Afrika, tepatnya Tanzania.
" Maaf min infonya salah, yg di post ada di postingan @muftimenkofficial salah satu pendakwah asal afrika selatan. Itu anak bukan dr papua tapi dari Tanzania."
" Sangat Bagus. Tapi itu bukan di Papua, secara Fisik orangnya dan tempat nya bukan orang walesi dan bukan di kampung walesi."
View this post on Instagram
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

3 Kebiasaan yang Dilakukan Spesialis Tulang Belakang untuk Menjaga Postur Tubuh

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng