Dream - Pembunuh mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta berisinial M, AR, dikenal sebagai sosok religius. Selain itu, dia juga sangat sangat pada ibu dan adiknya.
" Baik anaknya, rajin ibadahnya, berbakti sama orangtua, dan dia sayang sama adiknya," kata salah seorang warga, Ana, di Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 12 Januari 2017.
Ana juga menilai AR memiliki sifat kebapakan. Para tetangga pun, kata Ana, tidak pernah melihat keluarga itu bertengkar.
" Setahu saya tidak pernah bertengkar," ucap dia.
Tetapi, Ana mengaku jarang melihat AR berkunjung ke rumah usai menikah.
Ketika mendengar kabar pembunuh M adalah AR, Ana mengaku kaget. Dia tidak menyangka AR begitu tega menghabisi nyawa adiknya sendiri.
" Tidak menyangka, seperti tersambar petir," ujar dia. (Ism)
© Dream
Dream - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berinisial M. Polisi mencurigai pembunuhan dijalankan dengan motif warisan, mengingat pelaku berinisial AR adalah kakak kandung korban.
" (Soal warisan) masih didalami penyidik yah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 12 Januari 2017.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana mengatakan pelaku dan korban tidak tinggal serumah
" Tidak (tinggal) satu rumah," ucap Sapta.
Terkait bagaimana pelaku bisa masuk, Sapta menduga AR menggunakan kunci rumah yang dibawa sang ibu. Kunci tersebut biasa digunakan ibunda korban masuk ke rumah yang ditempati M.
" Iya itu asumsi lah," ujar dia.
© Dream
Dream - Polisi telah menangkap satu orang pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), berisinial M di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa, 10 Januari 2017. Pelaku ternyata kakak kandungnya sendiri, AR 31 tahun.
" Iya betul pelakunya kakak kandung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisrais Besar Polisi, Sapta Maulana saat dikonfirmasi, hari ini.
Ia menjelaskan, sebelum ditetapkan sbeagai tersangka, AR terlebih dahulu menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Metro Jakarta Timur. " Dari pagi dia di Polres," ucap dia.
Mengenai motif pembunuhan, Sapta masih belum dpaat mengetahui lantaran masih dalam proses pemeriksaan. " (Motif) belum, masih diperiksa," ujar dia.
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina
