Setelah warganet Indonesia membanjiri kolom komentar bahwa “batik” yang dikenakannya berasal dari Indonesia, akhirnya Lavanya menuliskan permintaan maaf.
Pada momen ulang tahunnya yang ke sebelas, Fimela melakukan hal baik untuk membangkitkan industri UMKM dengan melirik batik Tarakan dalam kegiatan yang disebut Fimela Magnificent 11.