Advertisement
Akibat kejadian ini, pilot pesawat atas nama Kuntardi dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Intan Jaya mengungkapkan hasil temuan sementara terkait dugaan jatuhnya pesawat.
Diduga akibat cuaca buruk, Rimbun Air menabrak gunung.
Rimbun Air ditemukan dalam kondisi hancur di ketinggian 2.400 meter.
Pesawat ditemukan sekitar 5-6 kilometer dari Bandara Bilogai di ketinggian 2.400 meter.
Ia diduga tewas dalam kecelakaan pesawat Indian Airlines tahun 1976 silam. Saat pulang ke rumah, ibunya sudah berusia 91 tahun.
Ketika terbang, pesawat ternyata mengalami sejumlah kerusakan.
Jokowi meminta KNKT dan Kemenhub meningkatkan pengawasan terhadap pesawat.
Dengan metode rekonsiliasi DNA, tim DVI berhasil mengidentifikasi 6 korban baru Sriwijaya Air SJ-182.
Hari ini, genap 10 hari Basarnas bersama tim gabungan melaksanakan operasi pencarian korban Sriwijaya Air.
Rumah tersebut kosong lantaran pemiliknya menjadi korban jatuhnya pesawat.
Korban teridentifikasi dengan metode premier DNA dan sidik jari.
Mereka lolos dari maut setelah pesawat menabrak gunung dan terbakar.
Ada 330 parameter dalam FDR dan semua dalam kondisi baik.
Puluhan nyawa melayang dalam deretan insiden tersebut.
Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan black box masih perlu ditemukan.
Budi mengatakan sudah ada 59 sampel dari total 62 korban seperti tercantum dalam manifest.
Alat penting tersebut ditemukan penyelam TNI AL sekitar pukul 16.20 WIB.
Dari hasil temuan sementara, KNKT menduga pesawat hancur setelah membentur permukaan air.
Korban pertama pesawat Sriwijaya Air J182 akhirnya teridentifikasi. Mereka menanti identifikasi 61 penumpang lainnya.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak