Advertisement
Diperkirakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat salat Jumat.
Puluhan siswa luka-luka, aparat masih melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti penyebab ledakan.
Terlihat juga dari video lain, sejumlah warga panik dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Hingga saat ini korban luka bakar mencapai puluhan dan sebagian besar adalah para karyawan.
Berawal dari pekerja yang sedang menggali tanah untuk pondasi, tiba-tiba..
Ledakan setara 185 kali bom atom Hiroshima, 80 juta pohon tumbang, langit seolah terbelah menjadi dua.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan bahwa penyebab ledakan bukanlah bom. Dia meminta masyarakat untuk tidak panik, sebab menurutnya ini bukan aksi teror.
Sejak didirikan 42 tahun yang lalu, monumen yang terdiri dari 5 pilar dari granit raksasa itu telah menjadi sumber misteri.
Polisi telah menggeledah tempat tinggal pasangan bomber itu, mendapatkan bukti mengejutkan.
Pendeta Gomar Gultom mengimbau masyarakat tidak terprovokasi.
Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan aksi pengeboman tersebut sebagai tindakan keji.
Ledakan terjadi pada Minggu pagi.
"Alat kami sensor seismik BMKG mencatat anomali gelombang seismik," tulis Daryono.
Ada warganet menduga ledakan itu berasal dari meteor yang jatuh.
Teror ledakan menargetkan para pejabat konsulat lima negara barat yang menghadiri Peringatan Gencatan Senjata Berakhirnya Perang Dunia I.
Salah satu korbannya merupakan bocah berusia 7 tahun.
Al Zahed ditemukan dalam kondisi penuh luka.
"16 orang ditahan sebagai bagian penyelidikan,"
ledakan tersebut dapat dirasakan hingga 200 km di Siprus.
Di tengah kondisi yang menegangkan, bak pahlawan, sang perawat berhasil menyelamatkan 3 bayi yang baru lahir dari ancaman ledakan Beirut
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak