Advertisement
Ditambah lagi kompensasi ganti rugi senilai Rp1,25 miliar dari maskapai.
Jokowi meminta KNKT dan Kemenhub meningkatkan pengawasan terhadap pesawat.
Tulisan minta tolong di titik jatuhnya pesawat Sriiwjaya Air SJ 182, menarik perhatian banyak pihak termasuk Basarnas.
Tulisan itu muncul di Pulau Laki, Kepulauan Seribu.
Dengan metode rekonsiliasi DNA, tim DVI berhasil mengidentifikasi 6 korban baru Sriwijaya Air SJ-182.
Warganet digemparkan dengan tanda S.O.S dengan titik berada di Pulau Laki.
Pilot salah satu maskapai terkemuka di Indonesia itu mengingatkan pentingnya salat.
Kebaikan kapten pilot Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu itu sudah dikenal di kalangan keluarga dan sahabatnya.
Dalam video yang beredar, terlihat masker oksigen pilot Sriwijaya Air SJ 182
Nurcahyo menuturkan pihaknya sudah mengunduh seluruh data kotak hitam.
Potongan kaki tersebut diduga merupakan milik salah satu korban pesawat Sriwijaya SJ 182.
Rizki Wahyudi dan Indah Halimah Putri berhasil teridentifikasi.
Hari ini, genap 10 hari Basarnas bersama tim gabungan melaksanakan operasi pencarian korban Sriwijaya Air.
"Kalung dengan liontin salib itu berada dalam tas bersama paspor dengan nama Grislend Gloria Natalies," kata penyelam Kopaska.
Rumah tersebut kosong lantaran pemiliknya menjadi korban jatuhnya pesawat.
Korban teridentifikasi dengan metode premier DNA dan sidik jari.
Terlihat sang istri, terus menatap makam sang suami tercinta dan bingkai foto Okky Bisma selalu dipeluknya.
Keluarga akan menunggu jenazah korban di bandara I Gusti Ngurah Rai.
Pilot Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Kapten Afwan diklaim menyanyikan lagu perpisahan.
Suaranya terdengar jelas. Netizen sampai merinding mendengarnya.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak