7 Fakta Unik Planet Saturnus yang Malam Ini Bisa Dilihat Jelas

Reporter : Siwi Nur Wakhidah
Rabu, 10 Juli 2019 15:01
7 Fakta Unik Planet Saturnus yang Malam Ini Bisa Dilihat Jelas
Bergerak mendekati bumi, berikut 10 fakta unik tentang Saturnus si planet cincin.

Dream - Dalam beberapa hari terakhir, planet Saturnus akan bergerak mendekati bumi. Akibatnya, kita bisa menikmati penampakan planet bercincin ini langsung dengan mata kepala kita sendiri.

Fenomena ini akan memungkinkan para pengamat bisa menikmati efek Seeliger, dimana efek ini akan membuat cincin Saturnus akan bercahaya akibat pancaran cahaya dari matahari.

Mengutip laman CNN dalam wawancaranya dengan peneliti Planetarium, Widya Sawitar, saturnus bisa dilihat jelas mulai mulai pukul 18.30 hingga dini hari. Puncak posisi Saturnus akan terjadi pada tengah malam.

Fenomena penampakan Saturnus ini tentu membuat heboh siapapun yang penasaran dengan bagaimana wujud planet bercicin ini. Tidak hanya soal penampakannya saja, ada banyak fakta unik tentang planet yang satu ini.

Apa saja fakta unik Saturnus? Berikut Dream rangkumkan 7 fakta unik planet Saturnus dari laman Universe Today.

1 dari 7 halaman

Terlihat dengan Mata Telanjang

Saturnus menjadi salah satu dari lima planet di galaksi Bima Sakti yang bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa bantuan alat astronomi yang ribet. Jika Sahabat Dream ingin melihat penampakan Saturnus, cukup datang ke planetarium atau membeli teleskop yang dijual di pasaran.

Namun, tanpa teleskop-pun sebenarnya, kita bisa melihat penampakan Saturnus ketika malam hari. Sayangnya, tanpa teleskop, kita tidak bisa melihat bulatan dan cincin planet secara jelas.

Fakta Saturnus bisa dilihat dengan mata telanjang, akan memudahkan para penikmat astronomi untuk menikmati fenomena oposisi Saturnus yang terjadi kemarin, Selasa, 9 Juli 2019.

2 dari 7 halaman

Planet Terpadat di Tata Surya

Di dalam sistem tata surya kita, terdapat delapan planet, mulai dari Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus, dan Uranus. Dan, Saturnus menjadi satu-satunya planet yang memiliki cincin dan jadi planet terpadat di tata surya.

 Tata Surya

Saturnus memiliki kepadatan 0.687 gram/cm3, dengan perbandingan airnya 1 gram/cm3, sedangkan bumi 5.52 gram/cm3.

Saturnus tidak dipadati oleh air seperti bumi, namun para peneliti masih bisa menemukan kubangan air seperti kolam yang cukup besar di sana. Namun, kolam tersebut dipenuhi hydrogen, helium dan es.

3 dari 7 halaman

Seputar Cincin Saturnus

Pada tahun 1610, Galileo pertama kali melihat Saturnus dan cincinnya, namun belum bisa mengidentifikasi planet apa yang sedang ia lihat. Baru pada tahun 1655, astronom Belanda Christian Huygens bisa mengamati Saturnus dengan lebih detail.

Awalnya, cincin yang mengelilingi Saturnus dianggap sebagai bulan yang dimiliki planet tersebut. Tidak hanya dikira sebagai bulan, ternyata cincin Saturnus bisa menua dan menjadi muda. Bagaimana bisa?

Teka- teki tentang cincin Saturnus masih belum bisa dipecahkan sepenuhnya, terlebih soal usia cincin tersebut. Bahkan, cincin tersebut bisa menghilang yang disebabkan perubahan posisi Saturnus. Fenomena hilangnya cincin Saturnus terjadi pada 2008-2009, dan akan terjadi lagi pada 2024-2025.

4 dari 7 halaman

Baru 4 Kali Dikunjungi Spacecraft

Dikenal sebagai planet yang unik, Saturnus ternyata baru dikunjungi 4 kali oleh pesawat luar angkasa. Yang pertama dikunjungi oleh Pioneer 11 tahun 1979 dari jarak 20.000 km dari Saturnus. Kunjungan berikutnya dari Voyager 1 tahun 1980, dilanjutkan oleh Voyager 2 tahun 1981.

Dan, kunjungan terakhir dilakukan pada 2004 lalu oleh Cassini, yang terbang di sekitar orbit Saturnus untuk mengambil beberapa foto planet lengkap dengan cincinnya.

Sayangnya, belum ada rencana lagi tentang kunjungan ke Saturnus hingga saat ini, walau sudah ada beberapa usulan yang diajukan.

5 dari 7 halaman

Punya 62 Bulan

Selain ke empat fakta unik Saturnus di atas, ada lagi satu fakta unik planet bercincin ini. Planet Saturnus memiliki 62 bulan, walau tidak sebanyak Jupiter yang memiliki 67 bulan, tentu fakta ini mengejutkan karena Bumi hanya memiliki 1 bulan saja.

Salah satu bulan milik Saturnus yang terkenal adalah Titan, bulan terbesar kedua dalam tata surya. Sisanya adalah bulan-bulan kecil yang hanya berjarak beberapa kilometer dari Saturnus dan belum memiliki nama resmi.

6 dari 7 halaman

Rotasi Saturnus Masih Jadi Misteri

 Saturnus

Tidak seperti Merkurius, Saturnus tidak memiliki permukaan yang kokoh. Fakta unik Saturnus ini menyulitkan peneliti untuk menentukan kecepatan rotasinya.

Untuk menentukan kecepatan rotasi Saturnus, para astronom harus mengukur rotasi medan magnet yang dimiliki oleh Saturnus. Dalam sekali pengukuran, Saturnus membutuhkan 10 jam 14 menit untuk berotasi, namun ketika bulan Cassini mendekat kecepatan rotasi akan berubah.

Misteri ini yang belum bisa ditemukan jawabannya oleh para astronom.

7 dari 7 halaman

Kemungkinan Ada Kehidupan

Dilansir dari laman Universe Today, Saturnus tidak memiliki kemungkinan adanya kehidupan di permukaannya. Namun, ada kemungkinan kehidupan di salah satu bulan miliki Saturnus, Enceladus.

Walau belum terbukti adanya kehidupan, pesawat Cassini milik NASA baru-baru ini menemukan geyser es yang meledak di kutub selatan Enceladus. Hal ini menunjukan bahwa adanya proses yang membuat bulan menjadi hangat.

Keadaan bulan yang hangat akan membuat air mencair di bawah permukaan, seperti halnya geyser yang bisa dijumpai di bumi.

Unik ya Sahabat Dream!

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara