Facebook Dituding Keruk Data Ponsel Remaja Cuma Modal Rp280 Ribu?

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 31 Januari 2019 11:43
Facebook Dituding Keruk Data Ponsel Remaja Cuma Modal Rp280 Ribu?
Merekam banyak aktivitas pengguna di layar ponsel.

Dream - Setelah diawasi banyak orang, Facebook dikabarkan melakukan aktivitas mencurigakan. Baru-baru ini, laman TechCrunch menyebut Facebook membuat proyek penelitian bernama `Project Atlas`.

Proyek itu mengajak remaja berusia 13 hingga 35 tahun untuk memasang aplikasi yang memberi Facebook akses tanpa batas ke ponsel iOS atau Android. Setiap remaja yang memasang aplikasi itu akan dibayar US$20, atau setara Rp280 ribu.

Para remaja yang mengikuti tes itu didapat dari forum pengujian beta, seperti Applause, BetaBound, dan uTest. Tapi, dalam Applause dan BetaBound, Facebook tak secara eksplisit menyebut ujicoba ini merupakan bagian dari proyek ilmiah.

Di halaman laman itu hanya disebutkan bagaimana cara pengguna mengikuti tes itu. Sementara itu untuk Applause, pengguna di bawah umur diminta menyantumkan izin dari orang tua.

Peneliti Guardian Mobile Firewall, Will Strafach, mengatakan, dari aplikasi yang diinstal itu Facebook dapat merekam pesan pribadi pengguna dan obrolan dari berbagai macam aplikasi, pencarian internet, email, aktivitas penjelajahan laman, dan informasi lokasi.

 

1 dari 1 halaman

Menghindari TestFlight milik Apple

Proyek ini disebut unik lantaran, Facebok seolah menghindari perusahaan pengetes aplikasi untuk iOS yang dipercaya Apple, TestFlight. Facebook memanfaatkan para pengetes untuk menginstal Enterprise Developer Certificate.

Setelah itu, pengetes diminta untuk menekan tombol `Trust` pada aplikasi Facebook.

TechCrunch menyebut, aplikasi Facebook Research mengirim hasil penggalian data itu ke perusahaan yang berafiliasi dengan Onavo, aplikasi VPN yang ditarik Facebook pada Agustus 2018. Aplikasi buatan Onavo ini pernah disebut Apple telah melanggar kebijakan pengumpulan data.

Beri Komentar
Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary_mark