Inilah Foto Paling Detail Permukaan Matahari

Reporter : Sugiono
Jumat, 31 Januari 2020 16:30
Inilah Foto Paling Detail Permukaan Matahari
Ini adalah foto permukaan matahari beresolusi tertinggi yang pernah diambil teleskop surya.

Dream - National Science Foundation (NSF) merilis foto pengamatan pertama dari Teleskop Surya Inouye di Hawaii pada Rabu, 29 Januari 2020.

Gambar itu adalah foto beresolusi tertinggi yang pernah diambil pada permukaan matahari yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam foto tersebut, plasma yang menyelimuti permukaan matahari memiliki pola berbentuk sel-sel atau seperti retakan tanah di musim kemarau yang selalu bergejolak.

Permukaan matahari seperti retakan tanah yang masing-masing luasnya setara Texas.© National Science Foundation (NSF)

Menurut NSF, masing-masing sel atau retakan di permukaan matahari itu memiliki ukuran hampir sebesar negara bagian Texas. Sementara retakan paling kecil dalam foto yang dirilis itu memiliki ukuran sebesar kota Manhattan.

" Kami berhasil mendapatkan gambar dengan resolusi tertinggi dari permukaan matahari yang pernah diambil," kata Thomas Rimmele, Direktur Teleskop Surya Inouye.

1 dari 4 halaman

Foto Beresolusi Tinggi dari Sebelumnya

Teleskop Surya Inouye tingginya mencapai empat meter dan dipasang di dekat puncak Gunung Berapi Haleakala, di Maui, Hawaii.

Foto dan video yang diambil oleh Teleskop Surya Inouye memiliki resolusi lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan Teleskop Surya Dunn sebelumnya.

Para ilmuwan menduga gejolak yang tampak dalam plasma matahari membantu memindahkan panas dari dalam ke lapisan luar atmosfer matahari, yang disebut corona.

2 dari 4 halaman

Misteri Permukaan Matahari

Mempelajari permukaan matahari secara lebih rinci dapat menjawab misteri selama ini yaitu mengapa corona 500 kali lebih panas daripada permukaannya.

Masalahnya, para astronom telah berusaha menemukan jawaban tentang fenomena ini sejak tahun 1940-an.

Selain itu, mempelajari permukaan matahari juga bisa membantu para ilmuwan dalam mengungkap misteri cuaca luar angkasa.

Namun keuntungan yang paling utama dari mempelajari permukaan matahari ini adalah memprediksi kejadian matahari yang membahayakan umat manusia.

3 dari 4 halaman

Bahaya Badai Matahari

Seperti diketahui, seluruh tata surya berada di luar atmosfer matahari. Artinya planet-planet di tata surya, termasuk Bumi, mendapat semburan partikel magnetik bermuatan listrik dari matahari. Semburan inilah yang dikenal sebagai badai matahari.

Badai bermuatan magnet dari matahari menciptakan aurora yang indah saat berinteraksi dengan atmosfer Bumi. Tetapi gelombang partikel bermuatan listriknya dapat merusak teknologi di Bumi.

Badai dan letupan di permukaan matahari dapat mengirim miliaran ton material koronal ke bumi. Semburan ini dapat mematikan jaringan listrik dan merusak jaringan komunikasi.

4 dari 4 halaman

Cuaca Luar Angkasa

Badai matahari pada tahun 1989 mematikan listrik di kota Quebec, Kanada, selama sekitar sembilan jam. Ini bisa sangat berbahaya bagi astronot yang berada jauh dari Bumi.

Badai matahari ini sering menghantam Bumi, tetapi kurang cukup kuat untuk menyebabkan kerusakan massal. Namun, tantangannya adalah bahwa badai berbahaya ini hampir tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Selain itu, partikel bermuatan listrik dan magnet dapat mencapai Bumi dalam waktu kurang dari setengah jam.

Setelah Badai Irma pada tahun 2017, dua badai matahari telah memutuskan komunikasi radio darurat selama total 11 jam.

" Ini adalah contoh yang jelas, dan ada banyak lainnya, bahwa peningkatan ketahanan negara terhadap peristiwa cuaca luar angkasa menjadi prioritas nasional," kata Valentin Pillet, direktur National Solar Observatory NSF.

Sumber: Business Insider

Beri Komentar