Kominfo Bantah Blokir PUBG, Mobile Legend & AoV

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 10 Januari 2019 18:42
Kominfo Bantah Blokir PUBG, Mobile Legend & AoV
Hoaks model serupa pernah muncul pada 2015 dan 2016.

Dream - Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi Informasi (Kominfo), Ferdinandus Setu, membantah kabar pemblokiran 10 game berbau kekerasan.

" Kementerian Kominfo menegaskan bahwa informasi itu tidak benar atau hoaks," ujar Setu dalam keterangan resminya, Kamis 10 Januari 2019.

Dalam kabar yang beredar tersebut, disebut 10 game yang akan diblokir pada 31 Januari 2019 di antaranya, PUBG Mobile, Free Fire, Rules of Survival, Fortnite, Creative Destruction, CrossFire: Legends, Mobile Legends, Arena of Valor, Point Blank Online, dan Grand Theft Auto V.

Setu mengatakan, informasi serupa sempat muncul pada 2015 dan 2016. " Sebelumnya pada tahun 2015 dan 2016 juga pernah beredar informasi yang hampir sama dengan mengaitkan informasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Kominfo," kata dia.

 Hoaks

Hoaks mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Foto: Kemkominfo)

Menurut Setu, Kemkominfo akan memberikan perlindungan terhadap masyarakat dalam penggunaan produk permainan interaktif elektronik.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Elektronik, Kementerian Kominfo mengembangkan klasifikasi membagi ketentuan penggunaan berdasarkan kategori konten dan kelompok usia pengguna.

Pembagian kelompok usia terdiri dari lima kelompok, yaitu kelompok usia 3 tahun atau lebih; kelompok usia 7 tahun atau lebih; kelompok usia 13 tahun atau lebih; kelompok usia 18 tahun atau lebih;
dan kelompok semua usia.

" Konten yang berkaitan dengan kekerasan hanya diperbolehkan untuk permainan elektronik untuk kategori usia 13 tahun ke atas dengan batasan tertentu," ujar dia.

" Di bawah 13 tahun tidak diperbolehkan adanya aksi atau tindakan kekerasan," ucap dia.

 

Beri Komentar
5 Data Keliru di Debat Pilpres Perdana