Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Meta (Foto: Shutterstock.com/mundissima)
Dream - Meta kembali berinovasi. Kali ini Meta meluncurkan dompet digital untuk Metaverse yang diberi nama Meta Pay. Meta Pay merupakan rebranding dari layanan sebelumnya, Facebook Pay.
Meskipun demikian, Meta Pay juga akan mempunyai fungsi yang sama seperti yang dilakukan Facebook Pay di masa lalu.
Bedanya, layanan di dalam Meta Pay akan dikembangkan secara universal untuk membayar barang dan jasa menggunakan identitas digital di metaverse. Melalui Meta Pay, Metaverse mencoba memecahkan masalah transaksi dan interaksi nilai di Metaverse.
Menurut CEO Meta, Mark Zuckerberg, Meta Pay akan menjadi solusi untuk dua masalah di metaverse yaitu aksesibilitas ke barang digital dan bukti kepemilikan.
“ Di masa depan, akan ada segala macam barang digital yang mungkin ingin kamu buat atau beli - pakaian digital, seni, video, musik, pengalaman, acara virtual, dan banyak lagi. Bukti kepemilikan akan menjadi penting, terutama jika kamu ingin membawa beberapa barang ini ke berbagai layanan,” kata Mark Zuckerberg.
Tentang portabilitas dan standardisasi di Metaverse, Zuckerberg menyatakan bahwa idealnya, semua yang dibeli di satu bagian Metaverse harus tersedia di platform lain, dengan fungsi dan sifat yang sama.
Salah satu tujuan yang ingin dicapai Meta dengan Meta Pay, contohnya saja semacam identitas Web3 yang menghubungkan pembelian barang digital dengan identitas digital tunggal.
“ Interoperabilitas semacam ini akan memberikan pengalaman yang jauh lebih, baik bagi orang-orang dan juga peluang yang lebih besar bagi pembuat konten," terang Zuckerberg.
Lebih lanjut, Zuckerberg berpendapat bahwa metode pembayaran universal di seluruh metaverse akan menjadi peluang bagi pembuat konten, karena lebih banyak konsumen yang akan membeli konten mereka.

" Semakin banyak tempat yang mudah kamu gunakan untuk barang digital, semakin kamu akan menghargainya. ini dapat menciptakan pasar yang lebih besar bagi para pembuat konten,” pungkas Zuckerberg.
Namun, hal ini hanya dapat dicapai dengan tingkat standarisasi tertentu.
Sumber: bitcoin.com
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
