Perusahaan Robot Berani Bayar Rp2,8 Miliar Buat Beli Wajah dan Suara Kamu

Reporter : Alfi Salima Puteri
Kamis, 2 Desember 2021 14:12
Perusahaan Robot Berani Bayar Rp2,8 Miliar Buat Beli Wajah dan Suara Kamu
Apakah kamu bersedia?

Dream - Promobit, perusahaan robotika Rusia memberikan tawaran menggiurkan bagi warga yang mengizinkan suara dan wajahnya dipakai untuk robot humanoid ciptaan mereka. Kandidat yang bersedia melakukan permintaan tersebut akan mendapat bayaran US$200 ribu atau sekitar Rp2,8 miliar.

Dilansir dari Oddity Central, Promobot dikenal sebagai perusahaan pembuat robot yang sangat realistis dan hampir mirip manusia. Perusahaan itu sedang mengembangkan asisten robot humanoid yang akan bekerja di hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat ramai lainnya.

Untuk idenya tersebut, Promobot membutuhkan wajah dan suara yang akan mengisi robot tersebut. Alhasil perusahaan muncul dengan ide penawaran bernilai miliaran rupiah tersebut.

" Perusahaan kami sedang mengembangkan teknologi di bidang pengenalan wajah, serta pidato, navigasi otonom, kecerdasan buatan, dan bidang robotika lainnya," bunyi siaran pers Promobot.

1 dari 4 halaman

Sempat digugat

Sejak 2019, Promobot telah aktif memproduksi dan memasok robot humanoid ke pasar. Perusahaan mengaku mendapat klien yang ingin meluncurkan proyek skala besar. Untuk memenuhi permintaan tersebut, Promobit harus melisensikan penampilan robot baru untuk menghindari gugatan hukum.

Sebelumnya Promobot diketahui sempat terganjal masalah hukum terkait hak cipta tersebut. Sang pengugat yang ternyata artis tersohor dunia, Arnold Schwarznegger menggunakan perusahaan senilai US$ 10 miliar atau sekira Rp143 triliun karena telah menggunakan penampilannya di robot tanpa meminta izin.

Berkaca dari pengalaman tersebut, Promobot bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Mereka berani membayar sejumlah uang untuk penggunaan wajah seseorang pada robot ciptaannya.

Perusahaan mengklarifikasi bahwa mereka akan menerima aplikasi atau lamaran dari orang-orang dari semua ras dan jenis kelamin, dengan usia 25 tahun ke atas.

 

2 dari 4 halaman

Tetap memberi hak atas pemilik suara

Ilustrasi© shutterstock

Setelah wajah dipilih Promobot dan kliennya, pelamar yang menang harus memiliki model 3D dari wajah mereka, yang akan digunakan untuk fitur eksternal robot.

Kontrak perjanjian juga akan mencantumkan hak perusahaan untuk memiliki suara dari kandidat terpilih tersebut. Pemenangnya nantinya harus mendiktekan setidaknya 100 jam materi pidato untuk membuat suara robot.

Melihat tingginya antusias pelamar, Promobot sudah berhenti menerima aplikasi pada hari Senin, 29 November 2021 kemarin.

3 dari 4 halaman

Sejarah Baru, Robot Dua Kaki Bisa Lari 5 Km Kurang dari Sejam Tanpa Terjatuh

Dream – Perkembangan teknologi tak ada habisnya membuat orang berdecak kagum. Setelah layar sentuh dan berkomunikasi bukan lagi mimoi, kini para enginer menciptakan sebuah robot yang bisa berlari sejauh 5 km.

Robot bipedal itu sanggup menempuh jarak 5 km dalam waktu 53 menit.

Penampakan Drone Komersial di Indonesia

Dikutip dari Auto Evolution, Minggu 1 Agustus 2021, robot itu dibuat di Oregon State University. Robot bipedal bernama “ Cassie” ini, pada umumnya, lebih susah dioperasikan daripada robot berkaki empat.

Misalnya, robot anjing Boston Dynamics, lebih stabil daripada robot bipedal. Ia bisa berlari lebih cepat sekitar 9 mil per jam atau 14 kilometer per jam.

Akan Jadi Pembuka Sejarah Baru

Robot dua kaki seperti bipedal lebih sulit diandalkan karena stabilitas dan kontrol geraknya jauh lebih menantang untuk dioperasikan.

Namun, keterbatasan ini akan segera berubah karena para peneliti dari Oregon State University mencoba untuk ‘mencapai batas dan menunjukkan apa yang bisa dilakukan’.

Bangun Pabrik Chip Baru, Samsung Habiskan Dana Rp242,4 Triliun

Diproduksi oleh OSU Agility Robotics, Cassie merupakan robot yang sangat efisien berkat desain dan konstruksinya. Hal ini semakin hebat berkat algoritma di dalamnya.

Menerapkan metode ini dan memanfaatkan lututnya yang bisa ditekuk seperti burung unta, Cassie belajar membuat adaptasi tanpa batas agar tetap tegak saat bergerak.

4 dari 4 halaman

Robot Bipedal Pertama yang Atur Gaya Berjalan di Luar Ruangan

Para peneliti mengklaim, Cassie adalah robot bipedal pertama yang mengatur gaya berjalan di luar ruangan menggunakan pembelajaran mesin. Tidak hanya lari 5 Km kurang dari satu jam, tapi juga menyelesaikannya dengan sekali pengisian baterai.

Selama berlari, robot ini kehilangan sekitar 7 menit karena reset setelah dua kali jatuh. Pertama ia harus direset karena komputernya kepanasan, semenatara yang kedua, ia disuruh melakukan putaran cepat.

Spesifikasi dan Harga Realme 8i & C25Y

Setelah uji coba sukses, profesor robotika OSU, Jonathan Hurst, yakin bahwa dalam waktu dekat, robot bipedal akan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

“ Tidak lama lagi semua orang akan melihat dan berinteraksi dengan robot di banyak tempat. Robot bekerja sama dengan kita dan meningkatkan kualitas hidup kita,” kata Hurst dalam sebuah unggahan blog.

Meskipun pelari dapat melampaui waktu 5K Cassie, robot ini mampu berlari lebih cepat dari pejalan kaki. Bisa saja, suatu hari nanti kita yang akan berlari bersama robot. Selain itu, Cassie juga bisa menaiki tangga, bahkan tanpa melihat.

(Laporan: Elyzabeth Yulivia)

Beri Komentar