Berumrah Tapi Sedang Hamil? Perhatikan 3 Hal Ini

Reporter : Puri Yuanita
Jumat, 13 Mei 2016 17:20
Berumrah Tapi Sedang Hamil? Perhatikan 3 Hal Ini
Ada beberapa tips yang dapat menjadi acuan bagi para calon jemaah wanita yang sedang hamil.

Dream - Perjalanan ibadah haji atau umrah ke Tanah Suci terbilang cukup berat dan membutuhkan tenaga ekstra. Medan yang luas, cuaca terik, dan jadwal aktivitas yang padat membuat calon jemaah harus mempersiapkan diri secara maksimal sebelum berangkat menunaikan ibadah haji atau umrah.

Situasi ini tentunya tak mudah dihadapi, terutama bagi calon jemaah yang sedang berada dalam kondisi hamil. Karena itu, berikut Dream.co.id sajikan beberapa tips yang dapat menjadi acuan bagi para calon jemaah wanita yang sedang hamil.

1. Vaksin Meningitis

Apakah si jemaah wanita itu punya vaksin meningitis? Jika tahun lalu dia sudah pernah melaksanakan umrah, otomatis sudah divaksin meningitis. Salah satu buktinya yakni adanya sertifikat ICV (Sertifikat Vaksinasi Internasional). Namun jika tak punya, wanita yang sedang hamil tak bisa disuntik meningitis. Jadi otomatis gugur.

2. Usia Kehamilan

Faktor lain yang harus diperhatikan adalah usia kehamilan. Usia kehamilan selama berangkat haji dan umrah harus berusia antara 14 hingga 26 minggu. Jika persyaratan lain sudah terpenuhi, tapi saat keberangkatan usia kehamilannya tua atau hamil muda, otomatis gugur.

3. Pernyataan Khusus dari Dokter Ahli

Calon jemaah harus memiliki pernyataan khusus dari dokter ahli yang menyatakan bahwa ibu dan janin berada dalam keadaan sehat. Dan ada pernyataan pula jika ibadah haji dan umrah, tidak akan mengganggu kesehatan si ibu dan janin.

Selengkapnya baca di sini.    

Beri Komentar