(Foto: Komunitas RISKA)
Dream - Pernah traveling ke Pulau Pari di Kepulauan Seribu, Jakarta? Wisata pantai ini memang selalu jadi destinasi karena lokasinya yang relatif dekat dari ibukota.
Di awal tahun lalu, Pulau Pari menjadi sorotan karena tercemar tumpahan minyak.
Tergerak dari keinginan untuk mengembalikan ekosistem karang Pulau Pari, RISKA, komunitas Remaja Islam Masjid Kelapa Sunda Kelapa, bakal menggelar Eco Synergy bertema The Unity: Act, Share, and Fun.
Beberapa kegiatan seperti dekorasi taman baca, mural tong sampah, pentas seni serta donasi Al Quran dan buku bacaan akan dilakukan selama dua hari pada 1-2 September 2018 mendatang.

Foto: Shutterstock
RISKA juga akan menggelar aksi menanam terumbu karang guna mengembalikan keindahan ekosistem laut di sekitar Pulau Pari yang sempat rusak.
RISKA bersama berbagai komunitas dan relawan akan bergabung dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian antar sesama serta terhadap kondisi lingkungan setempat.
Acara ECO Synergy ini sendiri memiliki misi seperti meningkatkan kepedulian, kesadaran, dan ukhwah antar sesama terhadap lingkungan.

Foto: Pulau Pari/Liputan6.com
Tak lupa juga dengan hadirnya acara ini, masyarakat yang berpartisipasi dapat menumbuhkan semangat dan keihklasan untuk berbagi kebaikan, membangun sinergi antar masyarakat dan lingkungan untuk menciptakan persatuan.
Jadi nggak cuma jalan-jalan seru saja, dengan mengikuti acara ini insya allah bisa jadi ladang pahala buat kamu.
Sahabat Dream ingin jadi bagian di Eco Synergy garapan RISKA ini? Segera daftarkan diri kamu di sini, ya.
Kirimkan info kegiatan komunitas kamu ke komunitas.dream@kly.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Dream - Dalam ajaran Islam, kita selaku ciptaan Allah SWT dianjurkan untuk saling berbuat baik antar sesama, salah satunya menjalin silaturahmi.
Karena dengan menjalin silaturahmi Allah SWT tak sungkan untuk memberikan banyak manfaat seperti diluaskan rezeki, panjang umur, dijauhkan dari api neraka, dan diberikan pahala seperti memerdekakan budak.
Bentuk silaturahmi itu sendiri juga bisa dikondisikan dengan kebutuhan, bisa dengan perkumpulan yang melakukan kegiatan positif atau sekadar tanya kabar melalui pesan singkat maupun telepon.

Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Melengkapi jalinan silaturahmi tersebut, Hijabers Community (HC) Malang mengajak Sahabat Dream untuk ikut dalam Gathering with HC Malang pada Minggu, 26 Agustus 2018 mendatang.
Mengadakan serangkain acara seperti sharing session dengan tema 'Hikmah Idul Adha', aneka permainan, pengumuman lomba OOTD, HC Malang juga mengajak Sahabat Dream untuk berdonasi buat bencana gempa bumi di Lombok.

Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Bertempat di Chicken Crush Malang, Jl Pandan no 11A, Malang, kamu bisa ikuti mulai pukul 12.30 WIB sampai selesai.
Kamu ingin ikut? Yuk daftarkan diri di sini.
Dream - Liburan ke Yogyakarta nggak melulu harus ke Malioboro. Kalau kamu ingin explore Yogyakarta selain Malioboro area, bisa banget intip destinasi yang pernah didatangi blogger hijab Tanjung Fahmiati.
Berdomisili di Semarang, hijaber satu ini pun mengaku nggak bosan untuk singgah ke Kota Pelajar.
" Menurutku Jogja itu punya kesan istimewa sendiri. Meskipun terkadang bosan mau liburan kemana? Ujung-ujungnya ya pasti Jogja lagi Jogja lagi," katanya di Tanjungf.wordpress.com.
Lokasi wisata yang didatangi Tanjung kali ini kerap disebut memiliki spot-spot yang Instagramable.

Buat Sahabat Dream yang suka banget posting foto-foto di Instagram, tampaknya wisata-wisata yang lagi hits ini cocok banget buat kamu.
Di situs pribadi Tanjung, ia juga membagikan cerita lebih dalam mulai dari objek wisatanya, rute perjalanan, sampai fasilitas-fasilitas yang bisa digunakan.

Ingin tahu destinasi wisata Bantul yang bisa kamu tandangi berdasarkan referensi Tanjung? Intip lengkapnya di sini, ya.
Dream - Pergi liburan sangat menyenangkan jika dilakukan bareng keluarga atau teman-teman. Cerita traveling pun dapat dimulai saat perjalanan, tapi bagaimana jika petualangan itu dilakukan sendiri untuk kebutuhan pekerjaan?
Apakah itu masih bisa dibilang sebagai cerita traveling? Tentu bisa!
Terlepas pergi sendiri atau beramai-ramai, kamu bisa ceritakan kembali ke banyak orang soal pengalaman perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain.
Seperti yang dialami blogger hijab Ruziana Fathruzi yang melancong sendiri ke Bali dari Tanjung Pinang, tempat tinggalnya.
Hijaber yang terkenal lewat situs pribadinya Unizara.com ini mengatakan traveling sendiri merupakan tempat merenung yang tepat.

Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Hal ini dikarenakan ketika ia melihat salah satu penumpang yang sakit dan membutuhkan pertolongan intensif.
Kejadian ini pun tak disangka hijaber yang akrab disapa Ana berada di satu pesawat dengannya. Pesawat pun mendarat darurat di bandara terdekat, yaitu Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.
Meski Ana tengah di perjalanan untuk bekerja, tak ada sebesit kesal pun di benaknya karena waktu yang begitu molor dari jadwal.
" Saya sendiri memaklumi karena bisa merasakan jika itu terjadi pada saya atau keluarga," ucapnya.
Sambil melihat proses evakuasi pasien tersebut, Ana pun merenung dan banyak pertanyaan yang muncul di benaknya seperti:
1. Apa yang akan terjadi jika saya tiba-tiba sakit?
2. Apa yang akan terjadi jika saya kehilangan kesadaran?
3. Jika saya harus diturunkan di bandara lain untuk mendapatkan perawatan, siapa yang akan mendampingi saya?
4. Bagaimana proses pihak maskapai akan menemukan keluarga atau orang terdekat saya untuk mengkonfirmasi kondisi saya?
Sontak pikiran hal-hal kecil yang ia kerap abaikan ketika menjalani suatu perjalanan terlintas di benaknya. Apa saja? Sahabat Dream simak cerita lengkap Ana di sini, yuk!