Keunikan Wisata Jembatan Akar Berusia Ratusan Tahun

Reporter : Ratih Wulan
Selasa, 31 Mei 2016 08:38
Keunikan Wisata Jembatan Akar Berusia Ratusan Tahun
Dua pohon beringin ratusan tahun ini membentuk jembatan dan menghubungkan dua kampung.

Dream - Terik matahari tak menyurutkan langkah wisatawan menyusuri jalan kecil berkelok. Perjalanan 24 kilometer dari pusat Kota Painan, Sumatera Barat terbalaskan saat melihat objek wisata yang melegenda, Jembatan Akar.

Penduduk setempat biasanya menyebutnya Titian Aka. Itu adalah jembatan dari akar-akar dua pohon beringin yang saling bertautan. Akar pohon beringin menyatu membentuk jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar satu meter. Serta berada 10 meter di atas Sungai Batang Bayang.

Keunikan Wisata Jembatan Akar Berusia Ratusan Tahun

" Jembatan Akar ini menyatukan kampung Lubuk Silau yang berseberangan dengan kampung Puluik-Puluik," ungkap pemadu wisata bernama Ujang.

Melalui cerita penduduk sekitar, jembatan memiliki sejarah yang cukup unik. Seorang tokoh masyarakat bernama Pakiah Sokan sengaja membuat jembatan ini demi mempererat silahturahmi dua desa di tahun 1916. Jembatan Akar juga menjadi sarana menambah ilmu terutama masalah pendidikan agama.

Seratus tahun berlalu, kini kondisi jembatan semakin kokoh karena usia pohon yang makin tua. Dedaunan kedua pohon beringin membuat kondisi sungai semakin rimbun. Serta batu-batu besar yang nyaman untuk duduk sambil menikmati pop mie panas.

Keunikan Wisata Jembatan Akar Berusia Ratusan Tahun

Tak hanya jembatan yang adi penyejuk mata. Keriangan anak-anak di kedua desa yang menikmati gemericik air membantu Anda melepaskan penat sejenak. Berbekal ban hitam besar, mereka bergantian berseluncur menikmati derasnya arus air di antara bebatuan.

Para wisatawan yang tak ingin basah, dapat duduk sambil bersandar di tengah-tengah jembatan. Kondisi jembatan dijamin aman karena ditopang dengan kawat-kawat besi. Sebuah papan di tengah jembatan juga mencegah kaki terperosok di antara lilitan akar beringin.

" Bayar tiket dulu, hanya Lima ribu rupiah," sapa penjaga loket yang berdiri di depan gerbang jembatan.

Keunikan Wisata Jembatan Akar Berusia Ratusan TahunMeskipun tempat wisata yang satu ini cenderung lebih sepi. Tapi saat lebaran tiba, jalanan yang sempit bisa macet karena puluhan warga yang pulang kampung siap berkunjung.

 

Beri Komentar