Ilustrasi (Foto: Www.babycenter.com)
Dream - Siapa bilang ibu hamil dilarang traveling? Boleh-boleh saja kok asal dapat memilih destinasi yang aman dan nyaman, sehingga tidak sampai mengganggu kandungan Anda.
Namun, melakukan liburan saat hamil memerlukan persiapan berbeda. Pastikan daerah yang Anda tuju tidak menantang adrenalin. Selain itu, perhatikan juga usia kehamilan agar tidak terjadi pendarahan saat sedang berada jauh dari rumah.
Masa awal kehamilan atau biasa disebut tri semester pertama menjadi waktu yang sangat rentan. Sehingga pastikan kandungan telah mencapai usia yang aman untuk diajak bergerak ke mana pun.
Para ahli medis menyatakan, ketinggian 2.268 mdpl sudah berisiko untuk para ibu hamil. Sehingga disarankan bagi mereka untuk tidak melakukan aktivitas di tempat dengan batas ketinggian tersebut. Begitu pula dengan aktivitas menyelam yang terlalu dalam. Sebaiknya dihindari.
Selain itu, pastikan juga Anda menghindari beberapa negara yang menjadi endemik penyakit berbahaya seperti ebola, malaria atau virus zika. Untuk mengetahui negara-negara mana saja yang sebaiknya dihindari, simak informasi selengkapnya di sini.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak