Ditanya Tantangan Nikahi Pria Nigeria, Wanita Beber Kisah Indah Rumah Tangganya

Reporter : Sugiono
Kamis, 21 Januari 2021 11:33
Ditanya Tantangan Nikahi Pria Nigeria, Wanita Beber Kisah Indah Rumah Tangganya
Habibah membagikan kisah indah keluarganya setelah mendapatkan banyak pertanyaan tentang tantangan menikah dengan pria Nigeria.

Dream - Menikah dengan pasangan yang berlainan bangsa sudah pasti akan menghadapi banyak tantangan. Masalahnya, suami dan istri memiliki latar belakang adat dan budaya yang berbeda.

Namun itulah keunikan hubungan cinta pasangan Malaysia-Afrika ini, yang mencuri perhatian netizen setelah mengunggah videonya di akun TikTok @bib_bites.

Wanita berhijab dalam video itu bernama Hairi Noor Habibah. Dia warga Malaysia yang menikah dengan pria Nigeria bernama Adam Desmond.

Habibah yang berusia 35 tahun membagikan kisah indah keluarganya setelah mendapatkan banyak pertanyaan tentang tantangan menikah dengan pria Nigeria.

1 dari 5 halaman

Ditanya Tantangan Menikahi Pria Nigeria, Wanita Ini Bagikan Kisah Indah Keluarganya

Dalam video, Habibah menguji suami dan anak-anaknya dengan berbagai pertanyaan menggunakan Bahasa Melayu. Tak sangka, suami dan anak-anaknya mampu menjawab dengan Bahasa Melayu yang fasih.

Netizen bahkan memuji anak-anak Habibah yang terlihat tidak canggung sama sekali saat berbicara dalam Bahasa Melayu.

Mengenai videonya yang viral, Habibah mengaku bahwa rekaman itu dibuat setelah dia mendapat pertanyaan dari netizen yang menanyakan apakah dirinya mendapat kendala dari pihak keluarga saat memutuskan menikah dengan pria asing.

2 dari 5 halaman

Awalnya Memang Sulit, Tapi Sekarang Banyak yang Berpikiran Terbuka

Tidak dapat dipungkiri Habibah pernah menerima kata-kata buruk dari orang sekitarnya karena memilih pria asing sebagai pasangannya.

Namun, Habibah mengatakan bahwa pandangan negatif itu saat ini semakin berkurang lantaran banyak yang sudah berpikiran terbuka.

" Awal-awal memang susah. Tapi sekarang banyak yang sudah berpikiran terbuka. Apalagi ketika kami mendapat komentar positif dari netizen tentang video terbaru yang viral itu," ujar Habibah.

3 dari 5 halaman

Habibah bahkan memamerkan komentar-komentar positif dari netizen kepada suami dan anak-anaknya. Mereka merasa senang, bahkan siap diajak membuat video lagi.

Wanita dari Seri Kembangan, Selangor, ini mengatakan dia tidak menyangka video itu bisa viral dan mendapat respons positif dari netizen.

" Karena saat ini ada pembatasan sosial dan banyak waktu luang, saya putuskan membuat video TikTok. Tak sangka video pertama saya ini langsung viral," katanya.

4 dari 5 halaman

Tidak Sekolahkan Anak di Sekolah Internasional

Kata Habibah, dia memang melatih keempat anaknya untuk bertutur Bahasa Melayu dalam percakapan sehari-hari. Mereka bahkan belajar di sekolah negeri, bukan sekolah internasional.

Saat punya anak pertama, banyak yang menyarankan Habibah untuk menyekolahkannya ke sekolah internasional. Namun setelah berdiskusi dengan suaminya, Habibah memutuskan mengantar anaknya ke sekolah negeri.

" Apalagi kita tinggal di Malaysia, kan? Anak kedua dan ketiga juga sama. Semua kami sekolahkan di sekolah negeri. Kami tak ingin ada jurang pemisah antara mereka dengan warga kita.

" Kalau bertemu dengan Opa dan adik-adik sepupu dari pihak keluarga saya, anak-anak juga berbicara dalam Bahasa Melayu," kata Habibah.

5 dari 5 halaman

Hal Terpenting Saat Menikah Beda Suku dan Bangsa

Begitu juga dengan makanan, Habibah mengatakan anak-anaknya sangat menggemari hidangan Melayu. Mereka bahkan tidak canggung lagi makan durian atau tempoyak.

" Hari Senin hingga Jumat, saya masak makanan Melayu. Di akhir pekan, ayah mereka memasak makanan Nigeria. Anak-anak suka dua-duanya," imbuh Habibah.

Menurut Habibah, yang terpenting dalam sebuah perkawinan, baik sesama maupun beda bangsa, adalah sikap saling menghargai di antara pasangan.

" Seperti kami misalnya, saya belajar budaya suami saya, dan suami juga belajar budaya saya. Bahkan, suami saya tidak kesulitan menyesuaikan diri karena sudah 17 tahun tinggal di Malaysia.

" Sebelum kami menikah, suami sudah terbiasa dengan budaya Malaysia. Bahkan, dia juga punya orang tua angkat Melayu. Pokoknya, kami saling menghormati," pungkas Habibah.

Sumber: mStar.com.my

Beri Komentar