Gadis Sulsel Kepincut & Nikahi Buruh Panggul, Ga Tahunya Sang Suami Wanita Tulen

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 13 Juni 2020 16:57
Gadis Sulsel Kepincut & Nikahi Buruh Panggul, Ga Tahunya Sang Suami Wanita Tulen
Bergaya seperti laki-laki. Sehari-hari, MTR bekerja sebagai buruh pikul.

Dream - Kasus pernikahan sejenis kembali terjadi. Kali ini di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Gadis berusia 21 tahun, MT, menikah dengan wanita berinisla MTR, berusia 28 tahun, yang menyamar sebagai laki-laki.

MTR memang berpenampilan tomboi. Bergaya seperti laki-laki. Sehari-hari, MTR bekerja sebagai buruh pikul. MTR dan MT menikah secara siri pada Selasa 9 Juni 2020 pukul 19.00 Wita di Kecamatan Lilirilau.

Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Amri, menjelaskan, informasi pernikahan pasangan sejenis ini didapatkan dari masyarakat. Setelah penyelidikan, polisi mengamankan pasangan sesama jenis itu.

Polisi mengamankan mereka ke Mapolres Soppeng untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. " " Keluarga perempuan MT sendiri baru tahu setelah MT dan MTR diamankan di Polsek," kata Amri, dikutip dari Merdeka.com, Sabtu 13 Juni 2020.

1 dari 8 halaman

Terlanjut Cinta

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa MT dan MTR awalnya berpacaran. MT tidak tahu bahwa MTR adalah perempuan tulen. Tapi setelah pacaran lima bulan, MT akhirnya tahu.

" Tapi karena alasan MT sudah terlanjur suka sehingga hubungan mereka berlanjut begitu saja," tutur Amri.

Keluarga MT tidak tahu identitas asli MTR. Mereka tetap mengira MTR seorang laki-laki karena menggunakan nama " Labba" (nama laki-laki di Soppeng). Karena sering berkunjung ke rumah, keluarga MT minta mereka untuk menghindari aib.

" MTR kemudian mengurus segala sesuatunya dengan memalsukan jenis kelamin sebagai laki-laki," jelas Amri.

Polisi masih mendalami keterangan MT dan MTR. " Nanti kita lanjutkan kepada semua saksi-saksi yang kompeten untuk menentukan ada perbuatan pidananya atau bagaimana," pungkas Amri.

2 dari 8 halaman

Heboh Nikah Sejenis NTB, 4 Kali Hubungan Ternyata Istrinya Lelaki

Dream - Masih ingat dengan kasus pengantin pria tertipu dengan mempelai wanita yang baru dinikahinya di Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat?

Kasusnya kini viral setelah korban melaporkan pelaku ke polisi. Dari pemeriksaan, fakta-fakta baru yang mengejutkan pun terungkap.

Sebelumnya, MU, 31 tahun, warga Kecamatan Kediri, melaporkan SU alias Mita, laki-laki 25 tahun asal Ampenan, atas kasus penipuan.

MU melaporkan SU karena merasa ditipu sebab tidak tahu jika istri yang dinikahinya itu ternyata seorang lelaki tulen.

3 dari 8 halaman

Sudah Tahu Kalau Lelaki Tulen Sebelum Nikah?

Namun dalam pengakuan di depan polisi, SU bilang bahwa suaminya itu sudah tahu bahwa dia adalah laki-laki. SU bahkan tahu sebelum menikah.

" Dia tahu saya laki-laki, dia tahu saya tidak punya payudara. Dia tahu saya punya (alat kelamin laki-laki)," kata SU di hadapan penyidik.

SU kemudian bicara blak-blakan mengenai perkenalannya dengan MU. Mereka berkenalan melalui aplikasi media sosial. Tetapi itu baru pengakuan tersangka. 

4 dari 8 halaman

Diputus Ancam Mau Bunuh Diri

MU awalnya memang tidak tahu kalau SU adalah laki-laki. Setelah kenalan, MU dan SU berpacaran sejak Februari lalu.

Singkat cerita, MU beberapa kali mengajak SU untuk menikah. Namun SU selalu menolak. SU ingin perkenalan yang lebih lama agar saling memahami satu sama lain.

“ Pernah saya bilang mau putus, tapi dia bilang mau bunuh diri,” kata SU.

5 dari 8 halaman

Berhubungan Sebelum Akad Nikah

Meski sudah sering telponan dan chattingan, MU masih belum sadar bahwa SU adalah seorang laki-laki.

MU bahkan tetap tidak menyadarinya ketika mereka bertemu untuk pertama kalinya saat akan menikah.

" Dia memang tidak tahu saya laki-laki, tapi saat pertama saya ke rumahnya, dia paksa saya berhubungan,” kata SU.

SU mengatakan mereka sebenarnya sudah tiga kali berhubungan intim sebelum akad nikah dilaksanakan.

6 dari 8 halaman

Identitas Terbongkar

" Setelah menikah, kami juga berhubungan intim sekali. Jadi totalnya empat kali," aku SU.

Dari situlah, akhirnya identitas SU yang berjenis kelamin laki-laki terbongkar. Sehingga pada suatu malam MU akhirnya meminta cerai.

“ Dia ajak saya pulang dengan baik-baik. Bukan kabur. Saya berada di rumah MU satu minggu,” kata SU.

7 dari 8 halaman

Nikah Siri Tanpa Wali

Sementara menurut keterangan Kasatreskrim Polres Lobar AKP Dhafid Shiddiq, pelapor mengakui ia dan SU memang pernah berhubungan intim.

" Mereka memang sempat berhubungan intim empat kali. Mohon maaf lewat dubur. Pengakuan terlapor, karena yang bersangkutan mengaku sedang datang bulan," ujar Shiddiq.

Shiddiq mengatakan MU dan Mita melangsungkan pernikahan di Desa Gelogor, Kecamatan Kediri. Mereka dinikahkan oleh kepala dusun tanpa wali nikah.

8 dari 8 halaman

Diduga Lakukan Penipuan

Menurut laporan, SU mengaku hidup sebatang kara dan nikah siri dengan MU. Mengenai identitas di KTP, pihak kepolisian menduga SU telah melakukan pemalsuan.

“ Dia pinjam KTP seseorang atas nama Mita lalu diganti fotonya kemudian difotokopi. Sehingga saat pernikahan dia menggunakan KTP palsu,” beber Shiddiq.

Kasatreskrim mengatakan jika terlapor terbukti melakukan penipuan, maka ancaman hukumannya empat tahun penjara.

Sumber: Lombok Post

Beri Komentar