Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Facebook Farah Madi)
Dream - Nasib tragis menimpa sebuah keluarga di Malaysia, setelah anaknya yang masih berusia 5 bulan ditemukan tewas secara mengenaskan.
Balita laki-laki bernama Adam Rayqal Mohd Sufi, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga diculik seorang pria, ditemukan meninggal di rumah pengasuhnya.
Kepala Kepolisian Resor Gombak, Asisten Komisaris Ali Ahmad, mengatakan mayat Adam Rayqal ditemukan dalam kondisi yang memilukan. Lokasi kejadian berada di Jalan Nahkoda Kiri Tiga, Kampung Nakhoda, Batu Caves, Selangor.
Tubuhnya dimasukkan ke dalam tas plastik warna hijau, sebelum disimpan di dalam kulkas dua pintu. Ketika ditemukan, bayi malang itu masih memakai pakaian lengkap dan dibungkus kain.
" Adam Rayqal ditemukan setelah penyelidik polisi menemukan kejanggalan saat meminta keterangan dari pengasuhnya. Polisi kemudian membawa pengasuhnya itu untuk menunjukkan lokasi bayi itu disimpan," kata Ahmad saat ditemui di lokasi kejadian.
Ahmad menambahkan, polisi telah menahan dua orang terkait kasus mengerikan itu. Mereka adalah pengasuh yang berusia 33 tahun, dan seorang lagi rekannya yang tinggal di rumah itu yang berusia 36 tahun.
© Dream
Sementara itu, ibu Adam Rayqal, Farah Madi, mengungkapkan kesedihan dan rasa kehilangan yang mendalam di akun Facebooknya.

" Adam sayang... Dingin ya di dalam kulkas itu.. Tidak apa sayang, nanti masuk surga Adam akan mendapatkan yang indah-indah. Ingat pesan mama, jaga diri di sana. Nanti mama dan papa datang ya sayang, kita mandi busa lagi.."
" Innalillahiwainnalillahirojiun.. Terima kasih kepada semua teman-teman, saudara dan warga Malaysia karena berusaha mencari Adam dan mendoakan yang baik-baik untuk Adam..."
Ungkapan hati wanita yang bekerja di Kementerian Kesehatan itu mengundang rasa simpati dari netizen. Farah sangat kehilangan karena Adam Rayqal adalah anak pertamanya setelah menikah pada 28 April 2017.
© Dream
Sementara itu, paman Adam Rayqal, Abdul Rahim Ismail, mengatakan sebelumnya keponakannya itu diasuh oleh anggota keluarga di Kuala Terengganu.
Namun, sejak seminggu yang lalu, Adam Rayqal dikirim ke seorang pengasuh yang dikenal melalui Facebook dan teman-teman Farah. Kematian Adam Rayqal dalam kulkas dianggap sebagai pembunuhan brutal yang tidak biasa.
Psikolog Dr Meriam Omar Din mengatakan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya di balik tindakan kejam dan tidak manusiawi seperti itu.
“ Ada banyak faktor yang bisa memicu aksi seperti itu. Karena itu, orangtua disarankan untuk lebih sensitif dan berhati-hati dalam memilih pusat penitipan anak dan pengasuh anak untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan," kata Meriam.
(ism, Sumber: freemalaysiatoday.com, mynewshub.tv)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya