Lupa Matikan Mikrofon Masjid, Imam & Jamaah Bahas Janda Cantik

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 2 Agustus 2017 15:47
Lupa Matikan Mikrofon Masjid, Imam & Jamaah Bahas Janda Cantik
Begini yang terjadi selanjutnya.

Dream - Siapa sangka, gurauan seorang imam di Malaysia dengan 3 jamaah dalam masjid menjadi sebuah tragedi yang cukup lucu.

Kejadian ini dibagikan oleh pengguna media sosial bernama Suppi. Katanya imam tersebut dan 3 lagi jamaah asyik membicarakan seorang janda ketika mikrofon dalam masjid lupa dimatikan.

" Para jamaah di masjid x mengobrol tentang siapa yang lebih layak mendapat janda cantik yang baru pindah di komplek perumahan. Tapi tolong mikrofonnya dimatikan dulu karena satu kampung tahu," tulis akun tersebut.

Menurut dia, tidak lama setelah itu terdengar teriakan seorang wanita sebelum mikrofon dalam masjid tersebut dimatikan.

Postingan tersebut langsung menjadi pembicaraan hangat warganet. Salah satunya yang mengaku berada di tempat kejadian.

 

1 dari 5 halaman

Lihat Reaksi Para Istri...Duh!

Dia melihat para istri jamaah langsung ke lokasi untuk menjemput suami mereka masing-masing.

" Aku di situ tadi. Bunyi klakson mobil bukan main bisingnya dari luar masjid. Pasti itu istrinya imam sudah datang," komentar salah seorang warganet.

Selain itu, katanya, ada juga ibu-ibu yang melempar helm sambil berteriak memanggil nama suaminya.

" Sepertinya malam ini banyak pakcik yang harus tidur di luar," tulisnya lagi.

Tidak di ketahui dengan jelas di mana insiden memalukan itu terjadi. Namun menurut pemilik status tersebut peristiwa itu terjadi setelah shalat magrib.

(Sumber: eberita.org)

2 dari 5 halaman

Dengar Suara Orang Mandi Selepas Sholat Subuh, Jamaah Mushala Kaget Mengetahui Ternyata...

Dream - Mushola Mukhlisin SAS, Kampungbaru, Solok, Sumbar, mendadak ramai usai Sholat Subuh, Jumat 14 Juli 2017 lalu.

Pasalnya, sepasang muda-mudi berinisial YS, 19 dan RH, 19, diduga telah berbuat mesum di kamar milik penjaga mushola. Kedua remaja itu tercatat sebagai siswa salah satu SLTA Negeri di Kota Solok.

Penyidik Satpol PP Solok, Jamalus, mengungkapkan, sekitar pukul 08.00 waktu setempat, petugas Satpol PP melihat seorang wanita berlari dari arah Tanjungpaku ke arah terminal angkot dengan cepat.

Wajah wanita itu terlihat pucat. Melihat kondisi perempuan itu, petugas Satpol PP langsung mengamankannya ke kantor Satpol PP di Jalan Syech Kukut, Tanjungpaku.

Saat dilakukan penyelidikan, wanita yang diketahui berinisial YS, 19, masih terlihat syok. Dia menceritakan, Kamis 13 Juli malam, dia jalan-jalan dengan pacarnya RH, 19.

 

3 dari 5 halaman

Berhubungan Intim

Dream - Saat jalan-jalan itu terjadi pertengkaran. YS memilih mengakhiri hubungan cinta mereka. Tak terima diputuskan, RH berusaha membujuk YS untuk balikan. Hati YS akhirnya melunak dan bersedia kembali melanjutkan hubungan cinta mereka.

Keduanya kemudian terus melanjutkan jalan- jalannya. Tanpa terasa, malam kian larut. YS minta RH mengantarkannya pulang ke kosnya di Simpang Rumbio.

Karena sudah malam, RH membujuk YS menginap di kamar penjaga Mushola Mukhlisin SAS, Solok. Karena RH memang salah seorang penjaga di mushola itu. 

YS tidur di ranjang, sementara RH tidur dengan tikar di bawahnya. Saat tersadar dari tidurnya, tiba-tiba RH sudah tidur di samping YS sambil memeluknya. YS membangunkan RH dan meminta RH untuk pindah ke tempat tidurnya.

RH tak mau pindah ke tempat tidurnya semula, dan malah membujuk YS untuk melakukan hubungan asusila dengan diiming-iming siap bertanggung jawab. 

 

 

4 dari 5 halaman

Terkunci di Kamar Mandi

Dream - YS yang tergoda dengan iming-iming RH, akhirnya mau melakukan hal terlarang itu. . Tepat pada pukul 04.45, RH mandi terlebih dahulu dan mempersiapkan pelaksanaan sholat subuh. Usai melaksanakan sholat subuh berjamaah, para jamaah pun pulang ke rumah masing-masing.

Nah, saat hendak meninggalkan mushola, salah seorang jamaah yang masih ingin bersantai di mushola curiga, karena mendengar suara orang mandi di kamar mandi wanita mushala. Lalu sang jamaah bertanya kepada RH, siapa yang mandi di kamar mandi wanita.

Awalnya, RH beralasan kalau yang mandi itu teman lelakinya. Penasaran, si jamaah kembali melontarkan pertanyaan yang sama kepada RH.

Akhirnya RH mengakui telah berbuat salah, lalu kabur dengan sepeda motor. Sebelum kabur, dia mengunci kamarnya dan kamar mandi mushola.

YS yang menyadari terkunci di kamar mandi, berteriak minta tolong untuk dibukakan pintu. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi mushola dan bertanya apa yang terjadi.

Warga mendobrak kamar mandi mushola dan menemukan seorang wanita yang baru selesai mandi. Warga yang penasaran juga mendobrak kamar RH dan menemukan pakaian dalam YS yang berantakan di kamar.

5 dari 5 halaman

Lari Ketakutan

Dream - YS yang kaget melihat banyak warga di depan mushala langsung menggunakan pakaiannya, dan setelah itu langsung lari dari arah Tanjungpaku ke terminal angkot Solok.

" Kami sudah mendengarkan penjelasan YS dan sekarang menyerahkan pada orangtua YS dan RH yang sama-sama berasal dari Batudalam, Bukiksileh. Jika bisa diselesaikan secara kekeluargaan akan lebih baik," ujar Jamalus.

Keluarga RH sudah dikonfirmasi melalui RT setempat, dan keluarga RH setuju menyelesaikan secara kekeluargaan. RH akan menikahi YS.

" Tapi untuk pihak perempuan, kami belum menerima konfirmasi, karena telah dihubungi melalui telepon genggam berulang kali, belum ada jawaban," ucapnya.

Kasat Pol PP Solok, Bujang Putra mengakui peristiwa tersebut. Menurut Bujang, pihaknya akan menyerahkan kepada keluarga kedua belah pihak.

" Saya juga sudah mendengar dari dari RT setempat kalau pihak keluarga RH akan menikahkannya," ucapnya sembari mengatakan jika kedua belah pihak ingin menempuh jalur hukum, maka akan diselesaikan lewat jalur hukum.

(ism, Sumber: fajar.co.id)

Beri Komentar