Sejoli Lansia Digrebek Polisi di Hotel Melati, Pengakuan Sang Wanita Bikin Syok

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 10 Juni 2021 13:50
Sejoli Lansia Digrebek Polisi di Hotel Melati, Pengakuan Sang Wanita Bikin Syok
Pasangan lansia ini kerap kali kebingungan saat ditanya oleh polisi. Jawaban mereka selalu mengundang rasa penasaran.

Dream - Sat Sabhara Polres Klaten kembali melakukan operasi penertiban di hotel melati di jalan Klaten - Solo, Jawa Tengah. Saat melaksanakan tugasnya, polisi mendapati pasangan lansia yang tengah memadu kasih.

Dalam operasi itu, akhirnya pasangan lansia tersebut dimintai kartu identitas oleh petugas.

" Suami istri mohon maaf? Biasa tunjukkan identitas?," tanya seorang polisi wanita yang saat itu memimpin operasi, dalam tayangan kanal YouTube TRANS7 OFFICIAL.

Namun saat keduanya menunjukkan kartu identitas, alamat di KTP justru berbeda. Hal tersebut sontak membuat petugas kepolisian curiga pada pasangan lansia yang mengaku suami istri tersebut.

" Beda ini, alamatnya beda," ungkap para polisi yang saat itu melakukan penggerebekan.

 

1 dari 3 halaman

Mengaku Istri ke Dua

Melihat para polisi mulai tak percaya pada kedua pasangan tersebut membuat sang wanita mengaku sebagai istri pria tersebut. Ia mengaku sebagai istri ke dua dan mampir ke hotel melati untuk sekadar ngobrol.

Penggerebekkan© Merdeka.com

" Istri ke dua tapi pak," ungkap wanita itu.

" Iya boleh ditanya pada bapak saya," timpal pria yang sedang bersamanya di dalam kamar.

 

2 dari 3 halaman

Nikah Siri

Saat ditanya soal surat nikah pria tersebut mulai panik sehingga wanita itu akhirnya mengaku bahwa keduanya sudah menikah namun secara siri. Sehingga ia mengatakan bahwa keduanya belum memiliki surat nikah sah secara hukum.

Penggerebekkan© Merdeka.com

" Belum ada, anu, (nikah) siri," kata wanita tersebut menjawab pertanyaan polisi, sehingga keduanya diminta untuk menunggu di hotel tersebut guna dimintai keterangan lebih lanjut dan Sat Sabhara melanjutkan operasi ke kamar lain.

3 dari 3 halaman

Videonya

Beri Komentar