Video Pesta Pernikahan Buyar Akibat Ledakan Dahsyat Beirut

Reporter : Sugiono
Rabu, 5 Agustus 2020 16:40
Video Pesta Pernikahan Buyar Akibat Ledakan Dahsyat Beirut
Juru kamera dan pengantin wanita langsung lari berhamburan, menyelamatkan diri.

Dream - Hasrat sepasang pengantin baru di Beirut, Lebanon, untuk mengabadikan saat terindah di momen pernikahan mereka menjadi buyar setelah sebuah gudang meledak.

Berdasarkan satu video yang diunggah akun Twitter StanceGrounded, pada awalnya seorang juru kamera sedang merekam pengantin perempuan.

Diiringi musik lokal yang terdengar bertalu-talu di latar belakang, proses perekaman itu berjalan dengan lancar.

Namun, beberapa saat kemudian, dua ledakan dahsyat dari gudang di Pelabuhan Beirut tiba-tiba mencapai kawasan mereka melakukan syuting.

1 dari 4 halaman

Langsung Lari Berhamburan

Tak ayal, juru kamera dan kru serta pengantin wanita itu panik. Mereka berlarian menyelamatkan diri dengan mencari tempat perlindungan.

Beruntung, baik juru kamera dan pengantin tersebut selamat dari ledakan mengerikan yang sementara ini menewaskan 78 orang dan melukai 4.000 lainnya.

Video berdurasi 19 detik itu menjadi viral setelah di-retweet lebih dari 1.000 kali dan dilihat 91.800 kali.

Mengutip laporan media internasional, tragedi itu diyakini disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang digunakan sebagai pupuk yang disimpan di gudang Pelabuhan Beirut.

Sumber: Siakapkeli.my

2 dari 4 halaman

Detik-detik Syuting Pengantin Buyar Akibat Ledakan Lebanon

3 dari 4 halaman

Satu WNI Terluka Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, Begini Kondisinya

Dream - Berita mengejutkan datang dari Beirut, ibukota Lebanon. Pada Selasa, 4 Juli 2020 waktu setempat, terjadi sebuah ledakan besar yang menyebabkan puluhan orang tewas dan ribuan lainnya terluka.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @widadstaleb, terlihat ledakan terjadi di dekat pelabuhan dan berhasil memporak-pondakan sebagian bear kota.

" Apakah semua orang baik-baik saja?," tulis akun tersebut.

Dikutip dari Merdeka.com, ledakan tersebut sementara mengakibatkan 78 orang tewas dan 4.000 lainnya luka-luka.

4 dari 4 halaman

Satu WNI Terluka

Satu Warga Negara Indonesia (WNI) mengalami luka akibat ledakan tersebut. Korban merupakan pekerja migran. Setidaknya ada sekitar 1.447 WNI yang tinggal di Lebanon.

" Ada satu WNI yang mengalami luka-luka (inisial NNE). Staf KBRI sudah berkomunikasi melalui video call dengan yang bersangkutan. Kondisinya stabil, bisa bicara dan berjalan. Yang bersangkutan sudah diobati oleh dokter rumah sakit dan sudah kembali ke apartmennya di Beirut," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah.

Beri Komentar