Dream - Perampokan sebuah Minimarket di Shirley, New York, berakhir dengan dengan kalimat syahadat yang dilantunkan perampok.
Kejadian bermula saat seorang lelaki berjalan masuk mebawa pemukul bola kasti dengan niat untuk merampok.
Alih-alih memberikan uang tunai, pemilik toko malah menodongkan senapan yang memaksa perampok untuk berlutut.
" Dia menangis, lelaki besar itu menangis saat berlutut sambil menceritakan bahwa keluarganya dirumah sangat kelaparan" ucap Mohammad Sohail (pemilik toko) dalam sebuah wawancara di stasiun televisi setempat.
Sohail yang tersentuh akhirnya memberi si perampok 40 dollar dan beberapa bungkus roti. ia pun meminta kepada perampok untuk berjanji tidak melakukan hal itu lagi.
Di akhir kisah si perampok mengutarakan keinginanya untuk menjadi muslim seperti Suhail, maka Suhail menyuruhnya untuk mengangkat tangan dan mengucapkan syahadat.
Kisah perampokan itupun berakhir dengan jabat tangan, penasaran seperti apa? berikut rekaman CCTV nya (Ism, Sumber : Youtube/Ahmed Zoubi)
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya