35 Kutipan Puisi Bijak, Sumber Inspirasi dan Penuh Makna Kehidupan

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 12 Agustus 2021 10:19
35 Kutipan Puisi Bijak, Sumber Inspirasi dan Penuh Makna Kehidupan
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi, Keberanian menjadi cakrawala, dan Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata.

Dream - Puisi bijak sering ditemukan dari bait-bait para penyair Tanah Air. Tak jarang dengan adanya puisi yang bijak, seseorang bisa menjadi tergugah semangatnya dan muncul banyak inspirasi. Puisi pun sebenarnya juga lahir dari pengalaman hidup dan fenomena yang terjadi di lingkungan.

Puisi adalah sebuah bentuk karya sastra yang mengungkapkan suatu pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif dan disusun menggunakan kekuatan Bahasa baik dari struktur fisik maupun struktur batin.

Puisi diartikan sebagai karya sastra yang berasal dari ungkapan penyair. Biasanya, lahirnya karya sastra puisi berasal dari kegelisahan penyair ketika melihat kehidupan.

Bahasa puisi pun seringkali mampu membuat merinding dan mendebarkan hati bagi orang yang membaca maupun mendengarkannya. 

Banyak orang mengutip puisi bijak untuk dijadikan caption media sosial. Tak jarang pula, sebagian orang juga mengutip puisi bijak sebagai ungkapan nasehat kehidupan untuk orang-orang yang sedang sedih dan putus asa. Sebab ungkapan puisi bijak mampu menjadi pelipur lara saat hati sedang tidak baik-baik saja.

Berikut ada beberapa kutipan puisi bijak dari para penyair terkenal, yang mungkin bisa jadi sumber inspirasi yang penuh makna kehidupan. Simak ulasannya berikut ini, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (12/08/2021).

1 dari 3 halaman

Puisi Bijak dari W.S Rendra tentang Kehidupan

Ilustrasi© Unsplash.com

Berikut kutipan puisi bijak dari penyair W.S. Rendra tentang kehidupan:

" Bukankah kehidupan sendiri adalah bahagia dan sedih? Bahagia karena napas mengalir dan jantung berdetak, sedih karena pikiran diliputi bayang-bayang."

" Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi, Keberanian menjadi cakrawala, dan Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata."

" Kita telah menjadi asing di tanah leluhur sendiri."

" Kita tersenyum bukanlah karena sedang bersandiwara. Bukan karena senyuman adalah suatu kedok. Tetapi karena senyuman adalah suatu sikap. Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama, nasib dan kehidupan."

" Mencintaimu adalah bahagia & sedih; bahagia karna memilikimu dalam kalbu; sedih karena kita sering berpisah."

" Hidup macam apa hidup ini. Di taman yang gelap orang menjual badan, agar mulutnya tersumpal makan."

" Selama orang-orang sakti masih bersemayam dibawah panji-panji koalisi. Teka-Teki bangsa ini tak akan mampu terbukti."

" Bukan maut yang menggetarkan hatiku, Tetapi hidup yang tidak hidup karena kehilangan daya dan kehilangan fitrahnya."

" Sebuah sangkar besi tidak bisa mengubah rajawali menjadi seekor burung nuri."

" Hidup dalam khayalan, hidup dalam kenyataan tak ada bedanya. Karena khayalan dinyatakan, dan kenyataan dikhayalkan."

2 dari 3 halaman

Puisi Bijak Sumber Inspirasi

Ilustrasi© Unsplash.com

Berikut puisi bijak yang bisa menjadi sumber inspirasimu, Sahabat Dream:

" Apabila kritik hanya boleh lewat saluran resmi, maka hidup akan menjadi sayur tanpa garam." - W.S. Rendra

" Cintamu padaku tak pernah kusangsikan, Tapi cinta cuma nomor dua. Nomor satu carilah keselamatan."

" Politik adalah cara merampok dunia. Politik adalah cara menggulingkan kekuasaan, untuk menikmati giliran berkuasa."

" Apakah artinya kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan? Apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan?" - W.S. Rendra

" Kekayaan melimpah. Kemiskinan melimpah. Darah melimpah. Ludah menyembur dan melimpah." - W.S. Rendra

" Sumber keamanan seharusnya hukum dan akal sehat. Keamanan yang berdasarkan senjata dan kekuasaan adalah penindasan." - W.S. Rendra

" Bila rakyat tidak berani mengeluh itu artinya sudah gawat, dan bila omongan penguasa tidak boleh dibantah kebenaran pasti terancam." - Wiji Tukul

" Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan, disana bersemayam kemerdekaan, apabila engkau memaksa diam, aku siapkan untukmu pemberontakan!" - Wiji Tukul

" Malaikat tidak pernah salah, setan tidak pernah benar. Manusia bisa salah dan benar, maka kita dianjurkan saling mengingatkan bukan menyalahkan." - Gus Mus

" Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit." - Pramoedya Ananta Toer

" Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya ." - Pramoedya Ananta Toer

" Nyawamu dan nyawaku dijodohkan langit,dan anak kita akan lahir di cakrawala."

" Angin membawa bau baju mereka. Rambut mereka melekat di bulan purnama. Wanita-wanita bunting berbaris di cakrawala, mengandung buah jalan raya." - W.S. Rendra

" Rakyat marah, pemerintah marah, semua marah lantaran tidak punya mata."

" Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh. Hidup adalah untuk mengolah hidup. Bekerja membalik tanah, memasuki rahasia langit dan samodra, serta mencipta dan mengukir dunia." - W.S. Rendra

3 dari 3 halaman

Puisi Bijak Penuh Makna dan Romantis

Ilustrasi© Unsplash.com

Berikut deretan puisi bijak yang penuh makna mendalam:

" Aku ingin kau rindukan, aku ingin kau kejar, aku ingin kau buatkan puisi. Lalu, aku akan bertingkah tak peduli, agar kau tahu rasanya jadi aku." - Fiersa Besari

" Kamu sering bertanya: Apakah kegembiraan hidup? Sebuah pesta? Sebotol bir? Sepotong musik jazz? Semangkok bakso? Sebait puisi? Sebatang rokok? Seorang istri? Ah ya, apakah kebahagiaan hidup? Selembar ijazah? Sebuah rumah? Sebuah mobil? Walkman? Ganja? Orgasme? Pacar? Kamu selalu bertanya bagaimana caranya menikmati hidup." - Seno Gumira Ajidarma

" Tahukah kamu orang yang paling tak berperasaan? Dia yang jauh dari kekasih di saat hujan, tapi tak menghasilkan puisi." - Sujiwo Tedjo

" Dahulu aku sering bertanya sendiri; kalau puisi itu berwujud, akan seperti apakah dia? Matahari? Bulan? Bintang? Gunung? Laut? Bertahun lalu aku temukan puisi memancar mancar dari matamu, masuk ke dalam tubuhku. Seperti yang kau duga pada akhirnya aku tahu puisi tak pernah punya rupa. Ia rasa yang menggenang, meluap di jemari kenangan. Kenangan bernama engkau." - Helvy Tiana Rosa

" Carilah misi kalian masing-masing. Mungkin misi kalian adalah belajar Al-Quran, mungkin menjadi orator, mungkin membaca puisi, mungkin menulis, mungkin apa saja. Temukan dan semoga kalian menjadi orang yang berbahagia." - Ahmad Fuadi

" Kita bersanding sepotong rembulan, malam dan pekat kopi ia singgahi, lalu bermukim dalam puisi." - A. Warits Rovi

" Anda boleh menulis puisi untuk atau kepada siapa saja asal jangan sampai lupa menulis untuk atau kepada saya. Siapakan saya? Saya adalah Kata." - Joko Pinurbo

" Kau pergi terlalu jauh,dan inilah mengapa aku sering menulis puisi. Tubuhku lebih mudah menemukanmu lewat kata-kata daripada kacamata." - Syifa Khairunnisa

" Sebab ada beberapa larik puisiku yang terus mengepakkan sesayapnya, untuk mendoakan setiap pagi, saat sekawanan puisi itu bersua dengan, udara bumi yang berhembus dari timur, maka, di situlah aku kembali ada" - Imam Budiman

" Yang indah memang bisa menghibur selama-lamanya, membubuhkan luka selama-lamanya, meskipun puisi dan benda seni bisa lenyap." - Goenawan Mohamad

Beri Komentar