Dream - Sebuah kedai mie di Anyang, Henan, Tiongkok, memberikan layanan makan gratis bagi para lansia. Bukan hanya sehari, layanan itu telah dijalankan selama tujuh tahun.
Setiap kali pelanggan berusia 70 tahun ke kedai itu, si pemilik bernama Wang Xiaojun meluangkan waktu membuat mie lebih tipis dan memasaknya lebih lama.
Dia ingin memastikan mienya bisa dimakan oleh para pelanggan lansianya. Semua karena pengalaman yang dialami Wang saat dia masih menjadi tentara.
Selama 12 tahun bertugas di bagian barat Provinsi Qinghai, para penduduk lansia selalu membantu Wang meski mereka punya kesibukan sendiri.
" Saya katakan pada diri saya sendiri ketika saya dapat kesempatan, saya akan bantu mereka," kata Wang.
© Dream
Dream - Sekarang, setiap hari Wang selalu menyajikan 10 mangkuk untuk pelanggan tetap lansianya. Pada hari-hari sibuk, Wang memasak 20 sampai 30 mangkuk.
Seorang nenek memuji Wang atas kebaikan dan kepeduliannya kepada pelanggan lansia, meski dia kadang heran dengan pria itu dalam menjalankan bisnisnya.
Nenek itu berpikir seharusnya Wang cukup memberikan diskon tanpa harus menggratiskan dagangannya.
Tapi bagi wang, ini bukan soal uang.
" Setiap orang akan menua suatu hari nanti, sementara kita yang masih muda, harus membantu mereka yang sudah jompo," kata Wang, mengajak kaum muda agar menghormati orangtua mereka.
(ism, Sumber: Shanghaiist)
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global


7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua

Apa Sebenarnya Gurah Itu dan Seberapa Efektif untuk Sembuhkan Tenggorokan?


Apa yang Terjadi pada Tekanan Darah Jika Sering Makan Tengah Malam

ShopeeVIP+ Hadirkan Pengalaman ‘Sekali Langganan, Dapat Semua’, Semakin Lengkap dengan Akses Netflix

