Bacaan Mandi Hari Raya Idul Fitri, Keutamaan, Dalil dan Tata Caranya Bagi Pria Maupun Wanita

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 15 April 2022 06:01
Bacaan Mandi Hari Raya Idul Fitri, Keutamaan, Dalil dan Tata Caranya Bagi Pria Maupun Wanita
Mandi hari raya Idul Fitri dilakukan berdasarkan hadis Nabi Saw melalui perbuatannya yang diikuti oleh para sahabat.

Dream - Mumpung lebaran masih cukup lama, tak ada salahnya kita mulai menghapalkan bacaan mandi hari raya Idul Fitri. Pada saat gaung takbir berkumandang, salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan saat hendak mengikuti sholat Idul Fitri adalah mandi sunnah hari raya Idul Fitri.

Takbir di hari kemenangan sebagai tanda umat Muslim telah selesai menunaikan ibadah puasa sebulan penuh tentu saja memunculkan perasaan campur aduk antara senang dan sedih. Senang karena hari kemenangan datang, sedih karena kita harus berpisah dengan bulan suci yang penuh berkah dan ampunan. Tentu saja dengan harapan agar kita dipertemukan lagi dengan bulan ramadhan.

Selain mengikuti sholat idul fitri di masjid atau lapangan, ada beberapa rangkaian ibadah sunnah yang bisa dijalani. Salah satu yang sudah banyak diketahui adalah mandi sunnah hari raya Idul Fitri. Mandi sunnah ini sama halnya dengan yang dilakukan saat hendak menjalankan sholat Jumat.

Bagaimana bacaan mandi hari raya Idul Fitri? Simak informasi selengkapnya berikut ini lengkap dengan keutamaan, dalil, serta tata caranya bagi pria dan wanita.

1 dari 5 halaman

Keutamaan Mandi Hari Raya Idul Fitri

Ilustrasi© Pexels.com

Pada saat hari raya Idul Fitri umat Muslim dianjurkan untuk menyambutnya dengan perasaan gembira. Hal ini merupakan bagian dari sunnah Nabi Saw. Selain itu, melaksanakan sholat Ied juga disunahkan sebagai perwujudan kegembiraan.

Mandi sebelum melaksanakan sholat Ied juga merupakan bagian dari sunnah. Karena termasuk bagian dari sunnah, melaksanakan mandi hari raya ini memiliki keutamaan yang bisa menambah keberkahan saat merayakan hari kemenangan.

Sunnah mandi hari raya sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri ini diperkuat dengan atsar dari sahabat Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Umar yang membiasakan mandi sebelum sholat Ied.

Inilah mengapa mandi hari raya memiliki keutamaan yang perlu diketahui. Keutamaan mandi hari raya yakni akan memberikan kenyamanan serta ketentraman saat melaksanakan ibadah sholat ied.

Umat Islam berbondong-bondong pergi ke masjid atau lapangan untuk menggelar sholat ied berjamaah. Mereka saling bertemu dan bertegur sapa dengan orang-orang yang mungkin sebelumnya jarang bertemu.

Mandi hari raya Idul Fitri juga akan memberikan kenyamanan bagi jemaah lain karena badan kita sudah bersih dan wangi. Apabila tidak mandi, mungkin saja bau badan kita bisa mengganggu jemaah lain.

2 dari 5 halaman

Dalil Mandi Hari Raya Idul Fitri

Bacaan mandi hari raya Idul Fitri penting diketahui agar amalan sunnah ini bernilai pahala dan berkah. Namun sebelumnya perlu dipahami juga tentang dalil anjuran pelaksanaannya. Melalui perbuatannya, Rasulullah Saw mencontohkan kebiasaan mandi hari raya. Kebiasaan ini bahkan diteladani oleh para sahabat seperti Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Umar.

Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Saw mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Selain itu, riwayat dari Ali bin Abu Thalib radhiyallahu 'anhu:

سَأَلَ رَجُلٌ عَلِيًّا رَضِيَ اللهُ عَنْهَ عَنِ الغُسْلِ قَالَ اِغْتَسِلْ كُلًّ يَوْمٍ إِنْ شِئْتَ فَقَالَ لاَ الغُسْل الَّذِي هُوَ الغُسْلُ قَالَ يَوْمَ الجُمُعَةِ وَيَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَيَوْمَ الفِطْرِ

Artinya: “ Seseorang pernah bertanya kepada Ali bin Abi Thalib RA mengenai mandi. Ali menjawab, 'Mandilah setiap hari jika kamu mau. Orang tadi berkata, “ Bukan. Maksudku, manakah mandi yang dianjurkan?”

Kemudian Ali menjawab, “ Mandi pada hari Jumat, hari Arofah, hari Idul Adha dan Idul Fithri.” (HR. Al Baihaqi 3/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Lihat Al Irwa’ 1/177)

Senada dengan hadis tersebut, riwayat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu, dari Nafi', ia berkata bahwa Abdullah bin Umar biasa mandi di hari Idul Fitri sebelum ia berangkat pagi-pagi ke tanah lapang. (HR. Imam Malik dalam Al Muwatho’ 426). Imam Nawawi menyatakan bahwa atsar ini berderajat shahih.

3 dari 5 halaman

Bacaan Mandi Hari Raya Idul Fitri

Ilustrasi© Freepik.com

Keutamaan dan dalil tentang mandi sunnah pada hari raya Idul Fitri telah jelas adanya, sehingga sebagai umat Muslim disunahkan untuk melaksanakannya.

Mandi sunnah ini tentu terdapat bacaan niatnya yang perlu diketahui. Selain itu juga ada waktu utama yang dianjurkan untuk melaksanakan mandi hari raya Idul Fitri.

Waktunya adalah sebelum ataupun setelah melaksanakan sholat subuh. Sesuai ajaran agama Islam, mandi sunnah hari raya Idul Fitri ini juga dapat dikerjakan mulai tengah malam. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syekh al-Baijuri berikut ini:

" Waktu masuknya mandi sunnah (Idul Fitri/Idul Adha) pada tengah malam." (Hasyiyatu Asy-Syaikh Ibrahim al-Baijuri ala Syarh al-Allamah Ibn al-Qasim al-Ghazi 'ala Matn asy-Syaikh Abi Syuja dalam al-Ilmiyyah, 1999).

Maka dari itu kamu perlu mengetahui bacaan mandi hari raya Idul Fitri berikut ini:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla li'îdil fithri sunnatan lillahi ta’aalaa

Artinya:

" Aku niat mandi untuk merayakan Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah ta'aalaa."

4 dari 5 halaman

Tata Cara Mandi Hari Raya Idul Fitri

Tak hanya mengetahui bacaan mandi hari raya Idul Fitri, Sahabat Dream juga perlu memahami tata caranya dengan benar. Berikut langkah-langkah mandi hari raya Idul Fitri yang penting untuk diperhatikan:

Tata Cara Mandi Hari Raya untuk Pria

  1. Niat mandi sunnah hari raya Idul Fitri
  2. Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali dengan air yang mengalir.
  3. Membersihkan semua najis dan kotoran yang ada di badan.
  4. Berwudhu seperti wudhu hendak sholat.
  5. Mengguyur kepala sebanyak tiga kali.
  6. Mengguyurkan air ke seluruh tubuh dimulai dari bagian kanan kemudian baru yang kiri.
  7. Membersihkan kepala dan rambut dengan cara memasukkan kedua tangan ke air lalu gosokkan ke sela-sela rambut.
  8. Menggosok seluruh bagian tubuh hingga bagian yang tersembunyi.
  9. Membilas seluruh tubuh menggunakan air mengalir di mulai dengan sisi kanan terlebih dahulu kemudian ke bagian tubuh sisi kiri.
5 dari 5 halaman

Tata Cara Mandi Hari Raya untuk Wanita

  1. Membaca niat mandi sunnah Hari Raya Idul Fitri
  2. Mencuci tangan sebanyak tiga kali.
  3. Membersihkan kemaluan dengan tangan kiri, bersihkan kemaluan dari depan ke belakang agar kotoran dari anus tidak masuk ke vagina.
  4. Mencuci tangan lagi dengan menggosokkan tangan ke lantai atau dengan menggunakan sabun.
  5. Berwudu seperti ketika mau sholat. 
  6. Mengguyurkan air ke kepala sebanyak tiga kali.
  7. Membersihkan rambut hingga ke sela-selanya.
  8. Menggosok seluruh anggota tubuh.
  9. Membilas tubuh seluruh tubuh menggunakan air mengalir dimulai dengan sisi kanan terlebih dahulu kemudian ke bagian tubuh sisi kiri.

Itulah penjelasan tentang bacaan mandi hari raya Idul Fitri lengkap dengan keutamaan, dalil, serta tata caranya yang benar sesuai sunnah. Diharapkan kita semua mendapatkan keberkahan dari melaksanakan amalan sunnah dalam menyambut hari kemenangan. 

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar