Cerita Buraq, `Kendaraan Super-Cepat` Rasul

Reporter : Ayik
Selasa, 7 April 2015 13:43
Cerita Buraq, `Kendaraan Super-Cepat` Rasul
Kecepatan Buraq sangat menakjubkan, terbukti nabi Muhammad bersama malaikat Jibril menempuh perjalanan sejauh itu hanya dengan satu malam saja.

Dream - Peristiwa Isra dan Mi'raj mengenalkan kita pada kendaraan yang digunakan Nabi Muhammad SAW untuk berkendara. Umat muslim tentu mengenal Buraq. 

Tak ada yang pernah bisa melihat Buraq itu sendiri, karena hanya Nabi Muhammad yang dapat melihatnya. Kecepatan Buraq sangat menakjubkan. Terbukti Nabi Muhammad bersama Malaikat Jibril menempuh perjalanan sejauh itu hanya dengan satu malam saja.

Buraq bukan hanya mengantarkan Rasul dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, Palestina saja. Allah SWT memerintahkan Buraq untuk membawa nabi Muhammad berkeliling mengunjungi surga.

Usai salat dan berdoa di Masjidil Aqsa, nabi Muhammad kembali menaiki Buraq dan pergi ke surga untuk bertemu dengan nabi pertama dan Allah, untuk memutuskan jumlah salat yang harus dilakukan manusia dalam waktu sehari.

Ingin tahu lebih lanjut kisahnya? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism) 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini! 

1 dari 3 halaman

Alquran Zaman Nabi Muhammad Ditemukan

Alquran Zaman Nabi Muhammad Ditemukan

Dream - Perpustakaan Berlin telah menemukan tujuh halaman Alquran yang diyakini ditulis pada masa Nabi Muhammad masih hidup. Alquran kuno ini dikabarkan tersimpan di Perpustakaan Berlin selama satu abad lebih.

Menurut laporan majalah Maerkischer Allgemeine Zeitung, lembaran Alquran ini telah diteliti di laboratorium di Zurich, seratus tahun setelah memasuki Jerman.

Awalnya merupakan bagian dari warisan seorang ilmuwan Mesir, Alquran kuno ini diperkirakan telah dibawa ke Jerman pada akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20.

Tujuh halaman Alquran itu dipercaya ditulis antara tahun 606 dan 652 Masehi.

Juru bicara Perpustakaan Berlin, Jeanette Lamblia mengatakan, salinan diperiksa sebagai bagian dari proyek jangka panjang yang disebut 'Corpus Coranicusm' dan dianalisis di laboratorium Zurich. Proyek ini memeriksa semua salinan Alquran di seluruh Eropa.

(Ism, Sumber: OnIslam.net)

2 dari 3 halaman

Surat-surat Peninggalan Nabi Muhammad

Surat-surat Peninggalan Nabi Muhammad

Dream - Setelah diangkat sebagai Rasul, Nabi Muhammad membangun komunikasi dengan sejumlah raja. Nabi mengajak para raja itu masuk Islam, mengikuti ajaran Tauhid yang dibawanya.

Salah satu bentuk komunikasinya adalah dengan mengirim surat. Raja-raja yang dikirimi surat antara lain Raja Persia, Mesir, dan Ethiopia. Sepanjang hidupnya, Nabi Muhammad mengirimkan sekitar 43 surat untuk raja dan tokoh lainnya.

Sejumlah surat itu masih tersimpan hingga kini. Antara lain surat untuk Raja Najasyi, Ethiopia; surat untuk Raja Al Muqawqis, Mesir; surat untuk Raja Khosrau II, Persia; surat untuk Raja Heraklius dari Romawi, surat untuk Uskup Dhughatir, serta surat untuk Gubernur Al Mundzir bin Sawa dari Bahrain.

Seperti apa surat-surat tersebut? lihat di sini. (Ism)

 

3 dari 3 halaman

Rahasia Istri Rasul Jaga Kecantikan

Rahasia Istri Rasul Jaga Kecantikan

Dream - Tampil cantik tentu menjadi idaman setiap kaum hawa. Mereka selalu berusaha menjaga kecantikan dan kesehatan, terkadang berbagai cara pun dilakukan.

Nah, buat hijabers sebenarnya tidak perlu repot-repot untuk melakukan hal itu. Kalian bisa mencontoh apa yang dilakukan istri Rasulullah SAW, Siti Aisyah RA. Dia hanya menggunakan mentimun untuk menjaga kecantikan dan kesehatannya.

Alkisah Ibnu Majah meriwayatkan, sebelum bertemu Rasulullah SAW, Aisyah RA disarankan memakan mentimun untuk menjaga kecantikannya. Ibunya menyarankan agar Aisyah mengonsumsi mentimun di campur kurma basah untuk mendapatkan tubuh yang ideal.

" Aisyah RA berkata: Ibuku mengobatiku agar aku kelihatan gemuk, saat dia hendak mempertemukan aku dengan Rasulullah SAW dan usaha itu tidak membuahkan hasil sehingga aku memakan mentimun dengan kurma basah. Kemudian aku menjadi gemuk dengan bentuk yang ideal" . (HR Ibnu Majah).

Cara ini pun digunakan Rasulullah SAW sebagai bahan menjaga kesehatannya. 

Abdullah bin Ja'far mengatakan, untuk menjaga kesehatan Rasulullah SAW suka memasak mentimun dicampur dengan kurma. Kisah ini diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam salah satu haditsnya.

" Sesungguhnya Rasulullah SAW memakan mentimun dengan kurma masak," (HR Tirmidzi), dikutip dari buku pintar kedokteran nabi karya Ibnu Qayyin al-jauziyah hal-431, terbitan PT Fathan Prima Media, Sabtu 28 Juni 2014.

(Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup